Terkait Virus Corona Warga Ende Masih Boleh Berjabat Tangan

Meskipun ancaman virus corona saat ini telah mewabah namun masyarakat Kabupaten Ende masih boleh berjabatan tangan dengan sesamanya

Penulis: Romualdus Pius | Editor: Kanis Jehola
POS- KUPANG.COM/Romualdus Pius
Kadis Kesehatan Kabupaten Ende, dr Munafatma 

POS-KUPANG.COM | ENDE - Meskipun ancaman virus corona saat ini telah mewabah namun masyarakat Kabupaten Ende masih boleh berjabatan tangan dengan sesamanya.

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Ende, dr Munafatma mengatakan hal itu kepada POS-KUPANG.COM, Senin (9/3) di Ende ketika dikonfirmasi mengenai antisipasi virus corona di Kabupaten Ende.

Munafatma mengatakan bahwa jabat tangan sudah menjadi budaya masyarakat jadi tentu tidak mudah dihilangkan begitu saja meskipun ancaman virus corona saat ini sedang mewabah.

6 Kecamatan di Ende Rawan Pangan Berat

Menurut Munaftama untuk mengantisipasi keberadaan virus corona yang paling utama adalah menajaga kebersihan diri dan lingkungan seperti senantiasa mencuci tangan baik sebelum melakukan suatu kegiatan ataupun sesudahnya.

"Yang dimaksudkan adalah mencuci tangan menggunakan sabun sehingga dengan demikian keberadaan virus penyakit bisa ditangkal," kata Munafatma.

Tahun 2021, Pemda TTU Bangun Ruang Kelas Baru SMP Satap Negeri Suspini

Menurut Munafatma perilaku mencuci tangan tidak saja karena mengantisipasi kemungkinan adanya virus corona namun juga jauh sebelum adanya virus corona.

"Cuci tangan tentu sudah menjadi budaya masyarakat terutama di lembaga pendidikan guna melatih anak-anak untuk hidup bersih," kata Munafatma.

Munafatma meminta kepada masyarakat Kabupaten Ende untuk tidak berlebihan menanggi keberadaan virus corona namun demikian tentu tetap waspada dengan senantiasa menjaga kebersihan diri dan juga lingkungan.

Munaftma juga meminta kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan isu-isu yang menyesatkan terkait dengan keberadaan virus corona.

Secara terpisah Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende yang dikonfirmasi melalui Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Primus Bhato mengatakan bahwa terkait dengan protokoler kesehatan di bidang pendidikan pihaknya akan segera mengeluarkan edaran ke sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Ende untuk menjaga kesehatan guna mengantisipasi virus corona.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Primus mengatakan bahwa terkait gerakan untuk mencuci tangan di sekolah sebenarnya sudah bukan hal yang baru namun sudah menjadi kebiasaan para siswa di sekolah.

Namun untuk mengingatkan hal tersebut pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende akan segera mengeluarkan edaran ke semua sekolah.

Terkait dengan keberadaan virus korona, Primus mengatakan bahwa pihak sekolah maupun para siswa tidak menaruh kekuatiran yang berlebihan namun demikian harus tetap waspada dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekolah.

Terkait dengan larangan jabat tangan di lingkungan sekolah, Primus mengatakan bahwa hal itu tergantung dari kebijakan dari sekolah masing-masing dalam menyikapi virus korona.

"Kalau soal jabat tangan tentu tidak mudah dihilangkan begitu saja karena ini soal budaya. Di Ende ada sekolah yang masih membolehkan siswanya berjabat tangan namun ada juga yang sudah melarang seperti yang ada di SMP Santa Ursula yang telah melarang para siswanya berjabat tangan," kata Primus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved