Laka Lena Minta Penegak Hukum Tindak Tegas Penimbun Masker dan Sanitizer
Kelangkaan masker dan sanitizer di Kota Kupang mendapat reaksi keras dari Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melkiades Laka Lena.
Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
Laka Lena Minta Penegak Hukum Tindak Tegas Penimbun Masker dan Sanitizer
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kelangkaan masker dan sanitizer di Kota Kupang mendapat reaksi keras dari Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melkiades Laka Lena.
Politisi asal daerah pemilihan NTT ini bahkan meminta aparat penegak hukum menindak tegas oknum atau lembaga yang menimbun dan menjual masker dan sanitizer dengan harga yang tidak wajar.
Tak hanya kepada para penegak hukum, permintaan yang sama juga ditujukan kepada aparat khususnya aparat hukum di bidang kesehatan seperti Balai POM.
"Kami harapkan semua aparat hukum di NTT baik itu polisi dan aparat khusus bidang kesehatan menindak tegas setiap orang atau lembaga yang dengan sengaja menambah kepanikan publik terkait Corona dengan menyimpan atau menimbun termasuk menaikan harga yang tidak sewajarnya," ujar Laka Lena kepada wartawan di RSUD Prof Johannes Kupang, Rabu (4/3/2020) siang.
Ia mengatakan, tindakan-tindakan semacam itu telah dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum. "Itu sudah cukup bukti untuk diambil sebagai perbuatan melawan hukum," tegas Ketua DPD Partai Golkar NTT periode 2020-2025 itu.
Hal ini, diuraikannya, karena Presiden Jokowi pun sudah memberikan instruksi. Sementara itu, Kapolri Idham Azis pun telah memberi penegasan. Termasuk badan POM yang memiliki kekuasaan untuk menindak usaha kesehatan.
"Jangan jadi bagian untuk orang ajang cari uang lagi karena ini kedaruratan nasional, Jangan dianggap sebagai proyek untuk mengejar keuntungan. Jadi kenakan pasal yang paling keras," ujarnya.
Bersasarkan pantauan POS-KUPANG.COM sejak Selasa hingga Rabu (3-4/3/2020) terjadi kelangkaan masker dan sanitizer di kota Kupang. Di sejumlah jaringan Apotek seperti Kimia Farma dan K-24 bahkan tidak lagi menyediakan stok masker.
• Sinergitas Imigrasi dan Polri Perlu Ditingkatkan dalam Mengawasi WNA
• Sikapi Fenomena Perubahan Iklim, BBPP Kupang Gelar Pelatihan Teknis Mitigasi dan Perubahan Iklim
• Dukung Program Menteri Pertanian, BBPP Kupang Gandeng BRI Unit Ahmad Yani Manggarai Sosialisasi KUR
• Masih Ingat Arya Permana Pemilik Bobot 190 Kg ? Belajarlah Darinya Cara Mengatasi Obesitas
• Biar Lebih Produktif Bekerja, Ikuti 5 Panduan Sederhana Menyiapkan Sarapan Pagi yang Sehat
• Sering Mengalami Sulit Tidur ? Terapkan 5 Langkah Praktis Ini, Dijamin Pulas Guys !
Beberapa apoteker bahkan menyebut terjadi pembelian dalam jumlah banyak dalam tiga hari terakhir hingga habis pada Selasa. Di beberapa pusat perbelanjaan, harga masker dibanderol mencapai ratusan ribu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)