Ini Imbauan Kapolres Ende Terkait Kasus Perdagangan Orang

Kasus perdagangan orang, Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin meminta kepada warga masyarakat Kabupaten Ende agar tidak mudah percaya iming-iming

Ini Imbauan Kapolres Ende Terkait Kasus Perdagangan Orang
POS-KUPANG.COM/Romualdus Pius
Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin memberikan keterangan pers terkait kasus perdagangan orang, Kamis (20/2/2020) di Mapolres Ende. 

POS-KUPANG.COM |ENDE - Terkait kasus perdagangan orang, Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin meminta kepada warga masyarakat Kabupaten Ende agar tidak mudah percaya dengan iming-iming gaji tinggi saat bekerja diluar daerah.

Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin mengatakan hal itu dalam keterangan pers, Kamis (20/2) di Mapolres Ende.

Kapolres Achmad mengatakan akhir-akhir ini memang warga dituntut untuk mendapatkan pekerjaan dan kondisi demikian terkadang dimanfaatkan oknum warga untuk mendapatkan keuntungan.

Pilkada 2020 - KPU Cek Dukungan Bapaslon Perseorangan dan Sebaran

Oleh karena itu pihaknya menghimbau kepadaw arga Kabupaten Ende apabila hendak bekerja diluar daerah hendaknya memastikan bahwa pekerjaan yang ada jelas dan juga prosesnya harus melalui jalur resmi baik lewat pemerintah maupun PJTKI yang legal.

"Jangan dengan iming-iming gaji tinggi lalu mengabaikan berbagai prosedur sebagaimana layaknya orang bekerja maka akibatnya disalahgunakan oleh oknum tertentu untuk meraup keuntungan pribadi bahkan jadi korban perdagangan orang," kata Kapolres Achmad.

Pilkada 2020 NasDem Yakin Edi Endi - Yulius Weng Menang di Manggarai Barat

Kapolres Achmad mengatakan bahwa kalau sebuah PJTKI legal maka semestinya orang yang baru direkrut sebelumnya diberi pelatihan kerja sebagai modal untuk bekerja juga mengurus surat-surat resmi di pemerintah.

"Namun yang terjadi proses perekrutan hanya berdasarkan cerita dari mulut ke mulut kepada calon tenaga kerja yang pada akhirnya calon pencari kerja menjadi korban," ujar Kapolres Achmad.

Sebelumnya diberitakan, Muhamad Yamin (49) wiraswasta beralamat di Jalan KS Tubun, Kota Bajawa, Kabupaten Ngada, ditangkap polisi di Ende setelah yang bersangkutan terlibat dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO), Minggu (16/2) di Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved