Opini Pos Kupang
Politisi dan Politik
Ayo, mari membaca dan simak isi Opini Pos Kupang berjudul Politisi dan Politik
Ayo, mari membaca dan simak isi Opini Pos Kupang berjudul Politisi dan Politik
Yohanes Jimmy Nami, Dosen Ilmu Politik FISIP Undana
POS-KUPANG.COM - POLITIK Indonesia sangat dinamis, senantiasa terus berubah, terus bergerak mengikuti pergerakan partisipasi masyarakat yang semakin menguat dari waktu ke waktu.
Demikian juga dengan lembaran kepemimpinan politik Indonesia, sirkulasi kepemimpinan terjadi dengan cepat, silih berganti menghadirkan euforia yang juga dari waktu kewaktu semakin berwarna dengan berbagai macam artikulasi kepentingan didalamnya.
• Kekeringan, Sapi dan Lumbung Ternak Nasional
Realitas ini yang kemudian membuat sebagian orang menjadi tertarik menekuni dunia politik, yang kemudian disebut sebagai politisi. Bagi sebagian besar politisi, terjun ke dunia politik sebagai passion, harus dijiwai, maka ketika sudah terlibat didalamnya akan terus diminati dan dijalankan.
Susah untuk melepaskan diri. Jika politik dipahami sebagai keseluruhan aktifitas yang bertujuan untuk kebaikan bersama, maka bisa jadi tidak banyak politisi bisa memahami politik dengan baik, namun alasan tersebut pun tidak dapat menghalangi individu untuk tidak terlibat dalam dunia politik praktis.
• Ketua PKB Manggarai Tegaskan SK Partai Belum Ada Kepada Pasangan Bacabup Manggarai
Banyak juga individu yang diasumsikan memahami dunia politik namun tidak mampu menerjemahkan secara konkret tujuan dari politik itu sendiri. Menjadi politisi di era kekinian bukan merupakan hal yang mudah, akses informasi yang semakin mudah, semakin menguatkan fungsi kontrol masyarakat dalam politik.
Pada sisi lain, semangat supremasi sipil menjadi nilai yang tidak dapat ditawar untuk mewujudkan demokrasi Indonesia, penguatan nilai demokrasi menjadi kepentingan utama ketika ingin mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Legislator
Menjadi politisi yang duduk diparlemen tidak sekedar berkah dari suatu hasil perjuangan politik, namun juga merupakan suatu tanggungjawab yang besar karena mewakili suara rakyat yang tentunya mempunyai kompleksitas masalah yang harus segera dicarikan solusinya.
Tidak semua orang yang memiliki orientasi politik dapat duduk atau meraih posisi sebagai wakil rakyat, sangat bergantung pada kepercayaan rakyat atas hasil kerja yang sudah pernah dilakukan.
Tidak mudah memang menjadi politisi, butuh investasi sosial dan kapital yang tidak sedikit meraih posisi tersebut. Menjadi anggota legislatif misalnya, merupakan amanah, sebagai bentuk kepercayaan dari rakyat sebagai pemilik kedaulatan kepada wakilnya yang duduk di parlemen.
Rakyat memilih orang yang dianggap mampu menyuarakan aspirasinya dan mempunyai kapasitas mumpuni untuk menjalankan amanah tersebut. Dalam masyarakat Indonesia, menjadi anggota legislatif dianggap sebagai jabatan yang prestisius.
Mengapa dikatakan demikian, selain dipandang sebagai tokoh masyarakat juga mengemban tugas mulia sebagai wakil rakyat, penerus aspirasi rakyat dan juga tidak terlepas dari fungsi dan peran yang melekat menyangkut keberlangsungan hajat hidup orang banyak.
Bagi para legislator pekerjaan yang sesungguhnya baru akan dimulai ketika peta persoalan yang menyangkut kebutuhan rakyat diwakili dapat diidentifikasi dan diperjuangkan solusinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ketimpangan-pendapatan-patologi-inheren-perekonomian.jpg)