Kepala BPBD Sumba Barat Daya Imbau Warga Pesisir Pantai Waspada Bencana Alam
Kepala BPBD Sumba Barat Daya imbau Warga Pesisir Pantai waspada bencana alam
Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
Kepala BPBD Sumba Barat Daya imbau Warga Pesisir Pantai waspada bencana alam
POS-KUPANG.COM | TAMBOLAKA - Kepala.Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Sumba Barat Daya, Yohanes Tende, S.H mengimbau warga yang mendiami daerah pesisir pantai, sepanjang pesisir pantai Mananga Aba di Kecamatan Loura hingga Pantai Watu Malandong di Kecamatan Kodi Bangedo semantiasa waspada terhadap bencana alam seperti hujan deras disertai angin kencang, kilat dan petir yang bakal terjadi selama beberapa waktu ke depan.
Apalagi saati ini memasuki musim hujan yang berkemungkinan besar terjadi bencana alam.
• Satlantas Polsek Wewewa Barat Sumba Barat Daya Menduga Pikap Terbalik Akibat Jalan Licin
Sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) selalu siaga mengantisipasi bencana alam yang bakal terjadi di daerah ini.
Karenanya sangat berharap seluruh masyarakat Sumba Barat Daya harus selalu siaga menghadapi bencana.
• Pikap Terbalik di Sumba Barat Daya, 2 Warga Luka Berat dan 15 Luka Ringan
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Barat Daya, Yohanes Tende, S.H menyampaikan hal itu di kediamannya, Minggu (5/1/2019) siang. Menurutnya, ada.beberapa wilayah rawan bencana alam selain daerah pesisir pantai juga daerah Kerobo yang selalu menjadi langganan genangan air bila musim hujan tiba. Akibatnya puluhan rumah warga terendam air..
Mengatasi kondisi itu, ia berharapmpemerintah Propinsi NTT segera membangun drainase jalan propinsi ruas jalan Weetabula-Kodi yang melintasi wilayah Kerobo agar tidak menjadi langganan genangan air setiap tahun.
al itu mengingat saat ini sedang memasuki musim hujam yang ditandai turunnya hujam lebat, angim kencang, kilat dan guntur melanda wilayah itu.
Mengakhiri perbincangan, ia kembali menghimbau warga Sumba Barat Daya agar selalu waspada terhadap bencana alam mengingat saat ini memasuki musim hujan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)