Selasa, 14 April 2026

Bank NTT Atambua Launching Lopo Dia Bisa

Pihak Bank NTT Cabang Atambua melaunching Lopo Dia Bisa yang berlokasi di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belu

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan dan Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Riwu Kaho menggunting pita sebagai tanda launching Lopo Dia Bisa di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belu, Senin (18/11/2019). 

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA - Pihak Bank NTT Cabang Atambua melaunching Lopo Dia Bisa yang berlokasi di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belu, Senin (18/11/2019).

Lopo berbasis digital ini dilaunching secara bersama-sama oleh Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan, Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Riwu Kaho, Pimpinan Cabang Bank NTT Atambua, Frida Faturene, pimpinan forkompimda dan perwakilan dari mahasiswa serta pelajar.

Launching Lopo Dia Bisa ini ditandai dengan penekanan tombol secara bersama-sama dan pengguntingan pita. Kemudian, Wakil Bupati bersama rombongan dan pejabat sipil dan TNI mencicipi kopi yang tersedia di kafe serta selanjutnya peninjauan lopo-lopo.

Produk Hortikultura dari Manggarai Dipasarkan ke Labuan Bajo, Manggarai Barat, Ini Kata Lambertus

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Harry Riwu Kaho saat ditemui Pos Kupang.Com mengatakan, Lopo Dia Bisa ini merupakan yang pertama di Kabupaten Belu. Lopo Dia Bisa ini sebagai wadah untuk berkumpul dan melakukan usaha-usaha ekononi kreatif oleh masyarakat khususnya generasi muda.

Bank NTT menyediakan sarana seperti wifi gratis di lopo tersebut lalu masyarakat khususnya generasi muda bisa memanfaatkan lokasi lopo untuk mengembangkan usaha ekonomi yang berkolaborasi antara usaha konvensional dan digital.

DPRD Magetan Berkunjung ke Manggarai, Wabup Madur Paparkan Program Simantri

Usaha awal yang mulai dijalankan di Lopo Dia Bisa ini adalah kafe yang dinamakan Metan Midar Cafe. Kafe ini dikelola oleh kelompok pemuda katolik.

Selain kafe, Lopo Dia Bisa juga dapat
dimanfaatkan oleh siapa saja untuk melakukan usaha. Syarat sederhana adalah masyarakat melakukan usaha-usaha bernuansa lokal seperti menjual keripik pisang, pisang goreng, jagung bose, jagung goreng dan kain tenun.

Menurut Harry, Lopo Dia Bisa ini merupakan program Bank NTT dalam rangka memacu semangat dan pola pikir masyarakat khususnya generasi mudah untuk megembangkan talenta atau berusaha berbasis digital.

Di lopo tersebut akan dipasang wifi gratis oleh Bank NTT dan masyarakat bisa mengaksesnya. Diharapkan, masyarakat dapat memanfaatkan wifi gratis itu untuk suatu kegiatan yang bernilai ekonomis misalnya, menjual pulsa secara digital, transaksi sms dan mobile banking, membuat vidio yutube yang menguntungkan dan jenis usaha digital lainnya.

Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan menyambut baik program yang dicanangkan Bank NTT. Pasalnya, program inovasi tersebut dapat membangkitkan semangat masyarakat khususnya generasi muda untuk berusaha berbasis digital.

"Lopo Dia Bisa ini salah satu wujud kepedulian dari Bank NTT terhadap perkembangan usaha digital. Atas nama Pemerintah Kabupaten Belu, saya berterima kasih kepada Bank NTT karena sudah bersinergi dan menyiapkan sesuatu untuk generasi di Belu", tandas Ose Luan.

Menurut Ose Luan, Lopo Dia Bisa yang dilaunching itu bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan generasi bangsa karena di lopo tersebut akan disediakan tempat baca buku. Sambil membaca, warga juga bisa melakukan usaha karena sarana pendukung sudah tersedia secara gratis.

Ose Luan juga menekankan agar generasi di Belu harus rajin membaca buku untuk mencerdaskan kehidupan diri sendiri dan bangsa. Dengan membaca, seseorang bisa menguasai dunia.

"Dunia sekarang tanpa baca kita tertinggal. Dengan membaca dia bisa menguasai dunia", kata Ose Luan. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved