VIDEO: Sunda Kecil Expo, Pertemukan Pedagang Dari Negara-Negara Tetangga di Kupang. Tonton Videonya

VIDEO: Sunda Kecil Expo di Kupang, Pertemukan Pedagang Dari Negara-Negara Tetangga. Expo itu berlangsung di halaman parkir Lippo Plaza Kupang.

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Frans Krowin

VIDEO: Sunda Kecil Expo Pertemukan Pedagang Dari Negara-Negara Tetangga di Kupang. Tonton Videonya

POS-KUPANG.COM, KUPANG – VIDEO: Sunda Kecil Expo di Kupang, Pertemukan Pedagang Dari Negara-Negara Tetangga. Tonton Videonya

Pemerintah Provinsi NTT menyelenggarakan Sunda Kecil Expo 2019 di Lippo Plaza Kupang, Kamis (14-17/11/2019).

Salah satu tujuan dari acara itu, adalah mempertemukan para pedagang dan pengusuaha dari negara-negara tetangga untuk menjalin kerja sama.

VIDEO: Gubernur NTT Katakan, Narasi Jadi Kekuatan Utama Membangun NTT. Simak Videonya

VIDEO: Jelang Kelahiran Cucunya, Presiden Jokowi Temui Kahiyang Ayu di RS Menteng. Ini Videonya

VIDEO: Luar Biasa. Ubinan Bawang Merah Mengeruda Ngada, Tembus 12,8 Ton/Hektare. Ini Videonya

Disaksikan POS-KUPANG.COM, expo tersebut diikuti oleh 100 UMKM dari 22 Kabupaten/Kota se-NTT, Bali, Magelang dan juga negara tetangga Timor Leste.

Wakil Walikota Kupang, Hermanus Man, mengucapkan selamat datang kepada para peserta expo, baik yang berada di atrium ataupun di halaman parkir Lippo Plaza Kupang.

Herman mengatakan, momen tersebut akan membuat ekonomi NTT makin bergeliat sehingga produk kearifan lokal dapat dikenal, bukan hanya di Bali tapi juga di Timor Leste bahkan di Selandia Baru, Australia.

Dikatakannya, expo tersebut  merupakan media untuk mengenalkan produk unggulan dari masing-masing wilayah yang dulunya tergabung dalam Sunda Kecil.

Expo itu dihadiri Gubernur NTT, Victor Bungtilu Laiskodat, perwakilan dari negara Timor Leste, China dan Australia, para pimpinan OPD, Forkompinda NTT dan tamu serta undangan lainnya.

Saat itu, Gubernur pun mengunjungi satu per satu stand yang ditata apik di halaman parkir dan di atrium Lippo Plaza tersebut.

100 UMKM hadir dan memamerkan produk unggulan masing-masing. Produk, yang dipamerkan, antara lain kain tenun, aksesoris dari tenun, sepatu/sendal tenun, beragam kuliner dari olahan kelor, pisang, saboak, ubi, jagung, rumput laut, kopi dan lainnya.

Beberapa kali Victor menyarankan kepada para penjaga stand untuk tidak membungkus makanan seperti cemilan dan sabun kelor dengan menggunakan plastic. Hal itu untuk mengurangi sampah plastik. 

Ia juga ingin mencoba beberapa produk seperti keripik saboak dan abon ikan. 

Di Stand Sikka, ia meminta agar pelaku UMKM bisa memberikan jumlah pasti memproduksi sendal tenun agar bisa dimasukan di hotel-hotel.

"Harus pasti berapa banyak produksi dalam satu bulan. Biar saya bisa bicara sendal ini dimasukan ke hotel-hotel," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved