Gubernur NTT Minta Peserta Sidang MPH dan MPL Menjadi Jubir Pemerintah Promosikan Pariwisata

Pejabat Gubernur NTT minta peserta sidang MPH dan MPL menjadi jubir pemerintah Promosikan Pariwisata NTT

Gubernur NTT Minta Peserta Sidang MPH dan MPL Menjadi Jubir Pemerintah Promosikan Pariwisata
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Staf ahli bidang politik dan pemerintahan Setda NTT, Drs.Samuel Pakereng didampingi Ketua umum PGI, pendeta Dr.Henriette Hutabarat, Bupati dan Wakil Bupati Sumba Tengah, Drs.Paulus SK Limu-Ir.Daniel Landa,Bupati Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole dan ketua umum panitia pelalsana penyelenggara sidang MPH dan MPL Sumba Tengah yang juga mantan Bupati Suma Tengah, Drs.Umbu Sappi Pateduk yang akrab disapah Umbu Bintang 

Pejabat Gubernur NTT minta peserta sidang MPH dan MPL menjadi jubir pemerintah Promosikan Pariwisata NTT

POS-KUPANG.COM |TAMBOLAKA - Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H dalam hal ini diwakili asisten bidang politik dan pemerintahan Propinsi NTT, Drs. Semuel Pakereng meminta seluruh peserta sidang majelis pekerja harian (MPH) dan majelis pekerja lengkap (MPL) yang berasal dari seluruh wilayah indonesia agar sekembali ke daerah masing-masing menjadi juru bicara pemerintah Propinsi NTT mempromosikan pariwisata NTT.

Hal itu karena saat ini, pembangunan pariwisata menjadi salah satu program unggulan pemerintah NTT. Faktanya perkembangan sektor pariwisata NTT umumnya dan Sumba khususnya mengalami perkembangan signifikan setahun terakhir ini.

Bupati Sunur Menilai Kepala Desa Masih Takut Menggunakan Dana Desa

Demikian pesan dan harapan yang disampaikan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H dalam sambutannya sebagaimana dibacakan staf ahli bidang politik dan pemerintah Propinsi NTT, Drs.Senuel Pakereng ketika membuka dengan resmi acara pembukaan sidang majelis pekerja harian (MPH) dan majelis pekerja lengkap (MPL) PGI yang berlangsung di GKS Waibakul, di Waibakul, ibu Kota Kabupaten Sumba Tengah, Rabu (6/11/2019).

Menurutnya, momentum pertemuan gereja-gereja di indonesia yang berllangsung di Sumba saat ini merupakan sebuah pesta iman yang harus disambut penuh suka cita dan penuh kegembiraan bersama.

Hari ini, Rabu (6/11:2019), para pimpinan gereja se-indonesia akan bersidang merumuskan berbagai hal strategi tentang perkenbangan gereja- gereja kristen di indonesia, tidak hanya untuk kepentingan gereja saja tetapi juga demi kepentingan bersama gereja ,bangsa dan negara ini.

Pemegang ATM Obor Mas Maumere Nikmati ATM Bersama

Lebih lanjut, ia meminta para pemimpin gereja mengajak jemaat masing-masing memerangi sampah terutama sampah plastik yang memiliki tingkat kerusakan tinggi terhadap alam.

Ketua umum PGI, Pendeta Dr.Henriette Hutabarat dalam sambutannya mengajak seluruh jemaat menyambut pesta sidang raya dengan penuh suka cita. Sidang raya PGI merupakan momentum pesta iman yang bukan saja milik jemaat kristen tetapi menjadi pesta bersama seluruh rakyat daerah ini.

Karena itu sebagai pemimpin PGI menyanbut penuh suka cita kehadiran umat katolik, islam, hindu, marapu dan lainya pada pesta iman kali. Hal itu menunjukan kehidupan toleransi umat beragama di daerah ini berjalan sangat baik.

Karenanya ia mengajak seluruh masyarakat Sumba Tengah menjaga dan teruslah memupuk kehidupan toleransi umat beragama di Sumba Tengah khususnya dan Sumba umumnya.

Sementara itu Bupati Kabupaten Sumba Tengah,Drs. Paulus SK Limu dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta sidang majelis pekerja harian dan majelis pekerja lengkap di Waibakul, Sumba Tengah. Keputusan para pemimpin gereja melaksanakan sidang raya di Sumba yakni pra sidang raya perempuan di Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, pra sidang raya pemuda gereja PGI di Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat tanggal 2-5 Nopember 2019 dan sidang MPH dan MPL. Berlangsung mulai hari ini, Rabu (6/11/2019 hingga Kamis (7/11/2019) di bumi Sumba Tengah.

Menurutnya, di bumi Sumba Tengah, inilah para pemimpin gereja bersidang bersama merumuskan berbagai hal strategia tentang perkembangan gereja lima tahun ke depan. Rumusan strategis itu tidak hanya untuk kepentingan gereja tetapi juga untuk kepentingan daerah NTT , bangsa dan negara tercinta Indobesia.

Dalam kesempatan itu juga Bupati Paulus SK Limu menyampaikan permohonan maaf bilamana dalam hal pelayanan kurang memuaskan. Biarkanlah kekurangan itu menjadi milik panitia dan masyarakt Sumba Tengah, dan bawahlah kebaikan kegembiraan dari Sumba untuk diwartakan di seluruh penjuru indonesia.

Hadiir dalam acara itu para pimpinan gereja se-indonesia, PGI wilayah, Bupati Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole dan rombongan dan berbagai undangan lainnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved