Mari ! Mengenal Lebih Jauh Tentang Sakura Sumba dan Nikis, Pesona Alam Yang Masih Tersembunyi
Upaya melestarikan Sakura Sumba dan Nikis tidak semudah membalikan telapak tangan. Butuh perencanaan yang tepat
Pariwisata sebagai penggerak utama perekonomian Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memberi warna dan energi baru bagi masyarakat dan pemerintah provinsi NTT untuk melakukan berbagai terobosan dan inovasi yang bertujuan menarik lebih banyak wisatawan baik dalam negeri maupun manca Negara. Gubernur NTT menekankan pentingnya pengembangan pariwisata NTT melalui pemenuhan unsur 5A pariwisata(Attraction, Accessibility, Accommodation, Amenities, dan Awareness) dengan pola pendekatankawasan, dalam model Tourism Estate.
Pembangunan pariwisata tidak hanya menekankan pada peningkatan penerimaan daerah tetapi juga harus dipadukan dengan upaya perlindungan dan pelestarian alam dan budaya di wilayah destinasi wisata serta dengan mengelola dan memanfaatkan potensi keindahan alam dan budaya NTT.
Gubernur berulang kali menekankan jumlah wisatawan bukan satu-satunya kriteria tetapi juga kualitas dan kesadaran wisatawan akan nilai-nilai estetika, budaya dan ekologi atau nilai konservasi ekosistem dan keanekaragaman hayati wilayah destinasi wisata.
Dalam setiap pertemuan Gubernur NTT selalu menyerukan bahwa potensi pariwisata yang sangat besar di NTT belum dikelola dengan profesional. Pariwisata adalah sebuah upaya berkepanjangan dan komprehensif dalam memenuhi harapan imajinatif manusia.
Pemenuhan imajinatif ini berhubungan erat dengan keindahan, sehingga semua lokasi destinasi maupun kota-kota di NTT diminta untuk mempunyai program ataupun kegiatan untuk meningkatkan keindahan dan daya tarik kawasan wisata.
Keindahan lokasi destinasi wisata adalah salah satu daya tarik yang akan diperbaiki dengan menata ulang tempat penginapan, bentang alam dan pertamanan di sekitar kawasan wisata dan penginapan serta di beberapa kota, yang tentu saja didukung dengan tata cara pelayanan dan keramahtamahan, infrastruktur fasilitas penunjang yang memadai.
Kampanye kesadaran pariwisata dan peningkatan kapasitas para pemilik atau pengelola wisata akan mendapatperhatian. Keindahan adalah salah satu daya tarik pariwisata.
Salah satu upaya untuk meningkatan keindahan dan daya tarik antara lain dapat dilakukan dengan dengan menanam tanaman-tanaman hias baik pohon, semak atau tanaman bunga yang bernilai estetika tinggi seperti mempunyai bentuk dan warna bunga yang indah dan juga bentuk pohon yang indah dan tentu saja daya adaptasi terhadap kondisi alam (iklim dan tanah) di NTT.
Ada banyak kawasan tujuan wisata di Provinsi NTT yang sangat menawan dan populer di manca negara. Saat ini jumlah lunjungan ke lokasi wisata terus meningkat. Banyak juga kawasan destinasi wisata yang selama ini kurang diperhatikan mulai mendapat perhatian pemerintah.
Namun umumnya kawasan wisata tidak tertata baik. Gubernur provinsi NTT menekankan perlu segera menata ulang kawasan-kawasan wisata dengan melihat pada lima aspek pariwisata yang disebutkan di atas.
Salah satu aspek penting menjadi pusat perhatian dalam dalam tulisan ini adalah pada penataan keindahan yang mencakup penataan pertamanan dan bentang alam (landscape), pemilihan dan penanaman tanaman-tanaman hias baik pohon maupun perdu. Cassia javanica dan Cassia fistula dapat dipilih dan dipertimbangkan.
Ada berbagai jenis tanaman lokal yang sangat indah bunganya atau bentuk pohonnya untuk dijadikan pohon hias yang dapat ditanam di taman-taman atau pinggiran jalan di kota.Beberapa tanaman lokal yang mempunyai warna bunga yang indah dan daya adaptasi tinggi antara lain dari keluarga Cassia. Di Nusa Tenggara Timur ada beberapa jenis Cassia yang potensial.
Kedua jenis tanaman Cassia ini bukan hanya mempunyai bungayang indah tetapi juga mempunyai kegunaan lain, yang dimanfaatkan bukan hanya di Indonesiatetapi juga di negara-negara lain.
Tulisan ini dikutip dari Makalah Kebijakan yang disusun untuk memberikan masukan kepada Pemerintah Propinsi dan Kabupaten untuk mulai mengambil langkah-langkah praktis untuk menanam Cassia javanica dan Cassia fistula di sebagai tanaman hias perkotaan, desa dan kawasan wisata sebagaimana yang sudah mulai dilakukan di Sumba Timur.
Makalah ini masih memerlukan masukan dan kritik untuk perbaikan. Termasuk jika ada informasi terbaru tentang lokasi pohon-pohon ini ditemukan, kegunaan lain yang spesifik, nilai nilai budaya atau kearifan lokal serta jika ada temuan tentang teknik budidaya yang lebih baik mohon dibagikan.