Mari ! Mengenal Lebih Jauh Tentang Sakura Sumba dan Nikis, Pesona Alam Yang Masih Tersembunyi
Upaya melestarikan Sakura Sumba dan Nikis tidak semudah membalikan telapak tangan. Butuh perencanaan yang tepat
Mari ! Mengenal Lebih Jauh Tentang Sakura Sumba dan Nikis, Pesona Alam Yang Masih Tersembunyi
POS-KUPANG.COM--Pariwisata sudah dideklarasikan sebagai penggerak utama pembangunan ekonomi Propinsi NTT 2018-2023. Untuk meningkatkan kualitas program pariwisata di Nusa Tenggara Timur (NTT), Pemerintah Provinsi telah membuat perencanaan untuk perbaikan program dan kegiatan di sektor ini.
Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah dengan menata dan memperbaiki keindahan kawasan destinasi wisata dan perkotaan. Kawasan wisata dan perkotaan di NTT akan diperindah antara lain dengan menanam lokal sebagai tanaman hias yang mempunyai nilai estetika yang tinggi sekaligus melakukan konservasi tanaman lokal. Hampir semua kota besar dihiasi dengan tanaman hias yang berasal dari luar, hanya sedikit tanaman lokal.
Sesungguhnya tanaman Sakura Sumba dan Nikis sudah sering kita lihat. Bentuk dan warna tanamannya bukan hanya menarik dipandang, tanaman yang tumbuh liar ini memiliki banyak manfaatnya.
Penghuni Flobamora NTT pantas mensyukuri akan anugrah Tuhan yang menciptakan tanaman yang tetap Asri sepanjang musim kemarau.
Sakura Sumba atau Konjil atayu Bubunik (Cassia javanica) sedang mekar di Sumba Timur
Pemerintah Provinsi NTT, perlu memiliki kebijakan khusus untuk menjadikan Sakura Sumba dan Nikis menjadi tanaman penghias utama sepanjang ruas jalan yang mengitari kota kota di NTT
Saat ini kita bisa menyaksikan keindahan Sakura Sumba di Sumba Timur dan Rote. Juga bisa dilihat di Kupang Barat, Ikan Foti/Amarasi dan beberapa daerah di Sumlili. Minggu lalu ditemukan pohon ini di Rendu, Nagekeo.
Demikian pula kita bisa menyaksikan keindahan Nikis Tengguli (Cassia fistula) di Rote.

Upaya melestarikan Sakura Sumba dan Nikis tidak semudah membalikan telapak tangan. Butuh perencanaan yang tepat, niat untuk melestarikan serta kerja sama semua pihak.
Keprihatinan untuk melestarikan Sakura Sumba dan Nikis di awali Tony Djogo dan Ody Mesakh, secara detail khusus tentang tanaman dari marga Cassia ini berdasarkan pengamatan mereka di Sumba, Rote, Timor dan Flores. Kedua jenis tanaman ini potensial untuk dikembangkan sebagai tanaman hias di wilayah destinasi wisata dan perkotaan
Sebenarnya ada beberapa species tanaman lokal dari marga/genus Cassia yang ada di NTT yang potensial untuk dapat dipilih. Namun tanaman lokal yang saat ini dapat diprioritaskan untuk dipilih dari marga/genus Cassia ini adalah Cassia javanica dan Cassia fistula.
Tanaman ini cocok ditanam di daerah yang kering dan gersang , berbatu dan tanah cadas tidaksubur. Makin kering daerahnya makin banyak bunganya terutama pada puncak musim kemarau. Tanaman-tanaman ini umumnya tumbuh secara liar di alam, tahan terhadap kekeringan, dan dapat tumbuh di tanahtanah tandus dan gersang. Begitu tanaman ini sudah besar tidak perlu dirawat khusus asal tidak ditebang atau terbakar.
Pariwisata, Lingkungan dan Keindahan
NTT sudah dideklarasikan sebagai salah satu gerbang dan pusat pengembangan pariwisata nasional (Ring of Beauty).Untuk itu akan dilakukan berbagai upaya untuk meningkatan jumlah kunjungan dan penerimaandaerah secara nyata dan agresif.