Sabtu, 16 Mei 2026

VIDEO: Polisi Evakuasi Mayat Bayi dari Fatululi ke RSB Drs Titus Ully Kupang. Ini Videonya

VIDEO: Polisi Mengevakuasi Mayat Bayi ke RSB Drs Titus Ully. Mayat bayi itu terisi dalam karung lalu dibuang di lahan milik Ketut Satriana.

Tayang:
Penulis: Gecio Viana | Editor: Frans Krowin

Pihaknya juga belum memastikan sudah berapa hari mayat bayi tersebut dibuang.

"Kondisi bayi belum dipastikan berapa hari akan tetapi dari fisiknya sudah mengeluarkan bau tak sedap tapi untuk kepastiannya kami tunggu hasil visum dari dokter," katanya.

Diberitakan sebelumnya, warga RT 42 RW 13 Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, dihebohkan penemuan mayat bayi, Minggu (8/9/2019) siang.

Mayat bayi yang belum diketahui jenis kelaminnya ini dibungkus dengan karung warna kuning.

Karung berisi mayat bayi ini diletakkan di belakang sebuah lahan milik Ketut Satriana.

VIDEO: Ayah Bocah Naas, Kasus Pembunuhan Anak Kembar, Diperiksa Satu Jam. Ini Video TKP-nya

VIDEO: Kalau Mau Maju, Biasakan Beri Hadiah Buku Pada Anak. Simak Videonya

VIDEO: Markas Yonif 746 Akan Dibangun Nagekeo. Ini Videonya

Mayat bayi tersebut ditemukan Ketut Satriana sekitar pukul 12.30 Wita, saat membersihkan lahannya untuk dilakukan pembangunan.

"Beta (saya) tinggal di Airnona, hari kamis lalu datang bersihkan lahan ini tidak ada (mayat bayi)," kata Ketut Satriana saat ditemui di lokasi kejadian.

Dikisahkannya, saat membersihkan lahan tersebut, Ketut mencium aroma tak sedap yang berasal dari karung berwarna kuning yang diletakkan di area belakang lahan miliknya.

Karena penasaran, ia mencoba membuka karung tersebut menggunakan sebuah kayu.

"Dibungkus dalam karung bekas. Beta buka karena cium bau, saya buka pakai kayu, saat beta buka belatung sudah penuh. Beta korek-korek karena kira itu perut babi," ujarnya.

Setelah memastikan bahwa sumber bau tak sedap yang diciumnya merupakan mayat bayi yang telah membusuk, lanjut Ketut, pihaknya langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarganya.

Sementara itu, Ketua RT 42, RW 13 Kelurahan Fatululi, Agustinus Liwu mengatakan, pihaknya mendapat kabar kejadian tersebut pada pukul 13.00 Wita.

"Pengamatan saya sejauh ini kos-kosan di sini banyak, tapi curiga ada yang hamil, tidak ada," paparnya.

Penemuan mayat bayi ini menarik perhatian puluhan warga sekitar. Mereka mendatangi lokasi penemuan mayat untuk melihat kejadian yang diketahui baru kali pertama terjadi di wilayah tersebut.

Terlihat juga sejumlah aparat kepolisian dari Polres Kupang Kota. (POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Nonton Videonya Di Sini:

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved