VIDEO: Peserta Vokasi Pariwisata NTT Dikirim ke Australia. Ini Videonya
VIDEO: Peserta Vokasi Pariwisata dari NTT Dikirim ke Australia. Para peserta itu sebanyak 25 orang dan akan berada di Australia selama 5 minggu.
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Frans Krowin
VIDEO: Peserta Vokasi Pariwisata dari NTT Dikirim ke Australia. Ini Videonya
POS-KUPANG.COM,KUPANG – VIDEO: Peserta Vokasi Pariwisata dari NTT Dikirim ke Australia. Ini Videonya
Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef A. Nae Soi melepas peserta pendidikan vokasi pariwisata asal NTT ke Australia.
Saat melepas para peserta itu, Josef meminta agar setiap peserta meniru hal-hal praktis bidang pariwisata yang ada di Australia.
Pelepasan tersebut dipadukkan dengan pembekalan singkat yang berlangsung di Ruang Rapat Gubernur NTT, Jumat (6/9/2019).
• VIDEO: TKP Pembunuhan Bocah Kembar Dilingkari Police Line. Ini Videonya
• VIDEO: Markas Yonif 746 Akan Dibangun Nagekeo. Ini Videonya
• VIDEO: Setahun Viktor Laiskodat - Josef Nae Soi Pimpin NTT, ASN Makin Disiplin. Ini Videonya
Hadir pada kesempatan ini, Sekda NTT, Ir. Ben Polo Maing, Kadis Koperasi,Nakertrans NTT , Dra. Sisilia Sona dan beberapa pejabat dari Undana.
Wagub NTT, Josef A. Nae Soi mengatakan, peserta vokasi pariwisata itu dikirim ke Australia untuk melihat dan meniru apa yang dilakukan para pelaku pariwisata di Australia.
"Kalian harus bisa meniru dan melihat apa yang ada di sana. Jangan malu. Jika ada orang di kolam atau di mana, kalian harus Tanya tentang semua hal terkait pariwisata," kata Josef.
Dijelaskan, peserta harus bisa memanfaatkan waktu selama lima minggu di Australia untuk melihat hal- hal yang sangat praktis dan diterapkan di Gold Coast ,Queensland Australia.
"Saya harapkan apa yang dilihat di sana, bisa ditularkan nanti setelah kembali ke NTT ,” ujarnya.
Josef mengatakan, ada beberapa hal yang bisa dilihat di Australia. Misalnya, atraksi, akomodasi, aksesibilitas, Ammenity dan Awareness.
"Jadi kalian bukan ke sana untuk belajar soal teori, teori tidak dibutuhkan di NTT. Yang dibutuhkan, adalah bagaimana mengaplikasi hal-hal yang atraktif saat kalian di sana. Di sana misalnya, menari itu sederhana tapi menarik," ujarnya memberi contoh.
Dengan melihat hal-hal yang menarik di Australia, maka saat kembali ke NTT, pengalaman itu bisa diterapkan.
Dia juga meminta agar setelah kembali, peserta vokasi dapat memanage semua itu, supaya orang bisa bilang wow, luar biasa.
Kalian ke sana untuk meniru tingkah laku di sana dan aplikasi di NTT saat pulang nanti.Anda harus lebih hebat dan lebih praktis," katanya.
• VIDEO: Tim Forensik Mabes Polri Bongkar Makam Bayi Mariano di TTU. Ini Videonya
• VIDEO: Dugaan Malpraktik Menimpa RS Leona Kefamenanu. Lho, Kok Bisa? Ini Videonya
• VIDEO: Dana Rp 1 Miliar Untuk Pakaian dan Atribut Anggota DPRD NTT. Ini Video Pelantikannya
Josef mengharapkan, ke-25 orang yang ke Australia bisa membantu pemerintah menularkan ilmu pariwisata ke masyarakat NTT.
Kadis Koperasi, Nakertrans NTT, Dra. Sisilia Sona, mengatakan, proses yang disiapkan untuk program vokasi itu, sejak April 2019, dengan pendaftaran gelombang pertama dan kedua.
"Ada 27 orang dan dua orang cadangan. Mereka semua ikut khursus Bahasa Inggris selama satu bulan di Undana," kata Sisilia.
Dia menjelaskan, peserta yang dipilih rata-rata memiliki kemampuan berbahasa Inggris, sehingga selama pelatihan atau kursus, semuanya berjalan lancar.
"Ini akan dijadikan menjadi pilot project agar diterapkan ke depan. Hari ini berangkat, besok pagi tiba dan para peserta akan berada lima minggu di Ausrtalia," katanya.
Saat kembali, lanjut Sisila, mereka akan dikirim lagi ke Labuan Bajo selama satu bulan.
Albertho Seran, salah satu peserta vokasi pariwisata mengatakan, sebelum ke Australia, mereka telah mengikuti kursus Bahasa Inggris di Undana selama satu bulan. (POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)
Nonton Videonya Di Sini: