Mutasi Pejabat Polres Belu Berbeda dengan Sebelumnya, Ini Penjelasan Kapolres AKBP Christian Tobing

Pelaksanaan Mutasi pejabat Polres Belu berbeda dengan sebelumnya, ini penjelasan Kapolres AKBP Christian Tobing

Mutasi Pejabat Polres Belu Berbeda dengan Sebelumnya, Ini Penjelasan Kapolres AKBP Christian Tobing
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
LEPAS JABATAN-- Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing melepas jabatan dari dua pejabat Polres Belu yang mendapat mutasi saat apel di Mapolres Belu, Kamis (15/8/2019). 

Pelaksanaan Mutasi pejabat Polres Belu berbeda dengan sebelumnya, ini penjelasan Kapolres AKBP Christian Tobing

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Mutasi pejabat di lingkup Polres Belu kali ini dilakukan besar-besaran. Mutasi kali ini agak berbeda dengan sebelumnya karena hampir semua pejabat lingkup Polres mendapat mutasi.

Sebanyak 20 orang pejabat yakni 12 Kapolsek, dan delapan orang pejabat utama Polres dimutasi. Sebagian besar pejabat dimutasi dalam lingkup Polres Belu, sementara beberapa pejabat lainnya dimutasikan ke Polda NTT dan Polda lain di wilayah Indonesia.

500 Pasien RSUP Sanglah Denpasar Bali Terlantar, Alat Radioterapi Rusak

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing kepada wartawan menjelaskan bahwa mutasi kali ini berbeda dengan sebelumnya karena hampir semua pejabat lingkup Polres mendapat mutasi.

Dari 16 pejabat kapolsek, hanya empat pejabat yang tidak dimutasi yaitu, Kapolsek Lamaknen, Sesitamean, Malaka Tengah dan Rinhat. Sedangkan 12 kapolsek lainnya dimutasikan dalam wilayah Polres Belu.

Maria Say Warga NTT Teriakan Kerusakan Alat Radioterapi di RSUP Sanglah, 500 Pasien Terlantar

Mutasi juga dilakukan bagi pejabat di Mapolres Belu sebanyak delapan orang yakni, Waka Polres, Kabag Ops, Kabag Rena, Kabag Sumda, Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba dan Kasat Polair.

Kapolres Tobing mengatakan, mutasi merupakan hal lumrah dalam institusi Polri dan sebagai kebutuhan organisasi untuk penyegaran dalam jabatan serta bentuk evaluasi kinerja pejabat agar melaksanakan tugas lebih baik kedepannya.

Menurut Tobing, ada beberapa personil seperti Kabag Ops mendapat penugasan di luar struktur organisasi Polri, sedangkan Kabag Sumda dan Kasat Intel melanjutkan pendidikan, sementara pejabat lainnya untuk promosi jabatan.

Tobing mengharapkan kepada pejabat yang mendapat jabatan promosi agar lebih meningkatkan kinerja demi pelayanan kepada masyarakat.

Kamis (15/8/2019), dua pejabat Polres Belu yakni, AKP Didid Wahyu Agustyawan, S.H melepaskan jabatan lama sebagai Kasat Intel Polres Belu dan AKP Yance Seran melepaskan jabatan lama sebagai Kabag Sumda. AKP Didid mendapat jabatan baru di bagian Intelkan Polda NTT sedangkan Yance Seran mendapat jabatan baru sebagai Kabag Ops Polres Belu.

Pelepasan jabatan ini dilakukan lewat apel di Mapolres Belu yang dipimpin Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing.

Beberapa pejabat kapolsek yang dimutasi yakni, Iptu Oscar Pinto dari Kapolsek Laenmanen menjadi Kapolsek Weliman, Ipda Niko Saryifudin Sale dari KBO Intel mendapat jabatan baru sebagai Kapolsek Wewiku. Kapolsek Wewiku dimutasi ke bagian Humas Polres Belu.

Iptu Hadi Samsul Bahri sebagai Kapolsek Malaka Barat bertukar tempat dengan Kapolsek Tasifeto Barat. Kasat Reskrim, AKP Ardyan Yudho Setiantono dimutasikan ke Polda Jatim. Kasat Resnarkoba, Iptu Ivans Drajat dimutasi sebagai Kasat Intel Polres Belu sedangkan jabatan kasat Resnarkoba diisi oleh pejabat dari Polda NTT. (Laporan reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved