Disnaker Ende Bentuk Kelompok Perlindungan Pekerja Migran

Disnakertrans Kabupaten Ende menggelar kegiatan Rapat Teknis Pembentukan Kelompok Kerja Pelayanan Terpadu Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Disnaker Ende Bentuk Kelompok Perlindungan Pekerja Migran
POS-KUPANG.COM/ Romualdus pius
Peserta Rapat Teknis Pembentukan Kelompok Kerja Pelayanan Terpadu Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Tenaga Kerja Antar Daerah Tingkat Kabupaten Ende Tahun 2019, Kamis (182019) di Aula Disnaker Ende. 

Disnaker Ende Bentuk Kelompok Perlindungan Pekerja Migran

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE- Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Kabupaten Ende menggelar kegiatan Rapat Teknis Pembentukan Kelompok Kerja Pelayanan Terpadu Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Tenaga Kerja Antar Daerah Tingkat Kabupaten Ende Tahun 2019, Kamis (1/8/2019).

Wakil Bupati Ende, Drs Djafar Achmad dalam sambutannya yang dibacakan Asisten 3 Setda Ende, Yoseph Vitalis Tote mengharapkan kegiatan yang dilaksanakan menjadi wahana yang tepat bagi setiap peserta untuk berbagi pengalaman dan bertukar pikiran terkait persoalan-persoalan yang ditemukan di lapangan.

Selanjutnya, kata Wabup Djafar, bisa dicari jalan keluar bersama, sehingga upaya memberikan perlindungan bagi para tenaga kerja baik itu pekerja migran Indonesia dan tenaga kerja antar daerah dapat terlaksana.

Segera Catat! 10 Film Hollywood yang Bakal Tayang di Bioskop Indonesia Bulan Agustus 2019

Harus diakui bersama persoalan terhadap para tenaga kerja baik itu yang bekerja sebagai pekerja migran ke luar negeri maupun yang bekerja di luar daerah dalam wilayah Indonesia masih saja terjadi.

Persoalan seperti perlakuan tidak wajar, kekerasan fisik bahkan kekerasan seksual serta pemberian upah yang tidak sesuai dan tidak wajar terus menimpa tenaga kerja,ujar Wabup Djafar.

Sehinnga upaya mereka untuk memperbaiki kehidupan perekonomian keluarganya terkadang tidak mereka capai malahan persoalan-persoalan yang menimpa mereka.

Kondisi ini tentunya tidak boleh dibiarkan terus terjadi, karena bagaimanaupun mereka adalah warga yang perlu mendapatkan perlindungan.

Niat, Tata Cara Sholat Tahajud Sesuai Sunnah Nabi hingga Shalat Sunnah Witir

Namun demikian juga mengakui bahwa kebanyakan dari tenaga kerja yang bekerja di luar negeri maupun ke luar daerah dalam wilayah negara tidak mengikuti prosedur resmi sesuai aturan yang berlaku.

Halaman
12
Penulis: Romualdus Pius
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved