Berita Sumba Barat

BPJS Ketenagakerjaan Bayar Santunan Pekerja yang Dipatuk Ular

Santunan diserahkan Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole saat upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional

BPJS Ketenagakerjaan Bayar Santunan Pekerja yang Dipatuk Ular
ISTIMEWA
Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole menyerahkan santunan kepada ahli waris almarhum Malo Umbu Dake, Selasa (14/5/2019). 

POS KUPANG.COM | KUPANG - BPJS Ketenagakerjaan membayar santunan kematian akibat kecelakaan kerja kepada ahli waris almarhum Malo Umbu Dake, pekerja di perkebunan coklat PT Timor Mitra Niaga. Malo umbu meninggal setelah dipatuk ular hijau (Trimeresurus Albolabris) ketika sedang memotong rerumput di sekitar kantornya.

Santunan diserahkan Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole, bertepatan dengan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional yang dipadukan dengan Hari Kesiapsiagaan Nasional dan Apel Kesadaran di halaman Kantor bupati Sumba Barat, Selasa (14/5/2019) lalu. Pada kesempatan itu, turut diberikan santunan kematian kepada ahli waris almahum Wuraka Laja. Wuraka Laja adalah pekerja pada Hotel Nihi Watu, meninggal akibat sakit.

BPJS Ketenagakerjaan Beri Santunan Puluhan KPPS Meninggal Dunia

Demikian dijelaskan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Perintis (KCP) Waingapu, Chandra Chahyono dalam press release yang diterima Pos Kupang, Senin (20/5/2019).

Santunan senilai Rp 106.240.460 diterima Dorkas T. Daba selaku ahli waris Malo Umbu Dake, terdiri dari santunan kecelakaan kerja meninggal dunia Rp 77.715.460, Tabungan Jaminan Hari Tua Rp 16.525.000 dan Beasiswa kepada anak almarhum sebesar Rp 12.000.000 yang di berikan karena almarhum Malo telah menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan lebih dari 5 tahun.

Sedangkan santunan yang diterima alhi waris Wuraja Laja, Djera Pay sebesar Rp 29.142.160, terdiri dari Santunan Kematian Rp 24.000.000 dan Tabungan Jaminan Hari Tua sebesar Rp 5.142.160.

BPJS Tenaga Kerja Naikkan Nilai Santunan Kematian Peserta dan Beasiswa Ahli Waris

Bupati Niga Dapawole menyampaikan belasungkawa kepada para ahliwaris dan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan atas kiprahnya dalam melindungi masyarakat Sumba Barat, khususnya pekerja.

"Saya turut berduka sedalam-dalamnya dan semoga santunan ini dapat dipergunakan dengan baik. Jangan pakai untuk macam-macam, mama. Kasih itu untuk sekolah anak atau buka toko," ujar Bupati Niga mengingatkan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Waingapu, Chandra Chahyono mengharapkan, santunan yang diterima dapat dipergunakan secara bijak oleh ahliwaris.

Menkominfo Rudiantara Minta Maaf atas Pembatasan Penggunaan Instagram dan WhatsApp

"Saya mewakili BPJS Ketenagakerjaan, turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya, tentunya kami paham bahwa santunan BPJS Ketenagakerjaan ini tidak dapat menggantikan posisi almarhum baik dalam perusahaan, masyarakat apalagi keluarga namun kami berharap santunan ini dapat dipergunakan secara bijak oleh ahliwaris sebagaimana mestinya," ucap Chandra.

Chandra menerangkan, program BPJS Ketenagakerjaan merupakan bukti bahwa negara hadir ketika ada pekerja tertimpa musibah.

Halaman
12
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved