7 Rumah Dibakar, 2 Tertembak Senapan Angin, 1 Terkena Panah, Bentrok Warga Alor Berujung Damai
Bentrokan antarwarga terjadi di Pulau Baranusa, Kecamatan Pantar Barat Laut, Kabupaten Alor, Kamis (21/2/2019).
Permalahannya simpang siur, dan sudah terurai.
• Warga Pulau Mules Manggarai Diterangi Listrik PLTS
• 4 Kasus Mahasiswa Lakukan Aborsi Yang Pernah Menghebohkan Masyarakat NTT Nomor 4 Paling Sadis
"Satu mengatakan ini dan itu. Padahal, masalahnya sepeleh, komunikasi. Ada yang halang, melarang ke sana dan ke sini. Padahal mereka bersaudara," katanya.
Dia mengatakan, kedua pihak membuat kesepakatan damai, di awali dengan doa bersama dipimpin tokoh agama. Kedua kelompok saling memaafkan.
"Tadi sudah dilakukan upacara perdamaian, yang diawai dengan doa. Selanjutnya, warga kedua kelompok yang bertikai berangkulan sambil menangis. Saya terharu melihat mereka berdamai sambil menangis. Kedua kelompok menyesal terjadi peristiwa itu," ujar Silalahi.
"Langkah berikutnya, dalam waktu dekat akan ada satu gerakan untuk pemulihan (recovery), termasuk membersihkan lokasi dan perbaikan pembangunan (rumah yang terbakar)," tambahnya.
Silalahi menyebut 11 bangunan yang terbakar sudah ditinjau bersama.
Terdiri dari tujuh rumah dan empat dapur.
• Pilpres 17 April Tepat Rabu Trewa, KPU RI Belum Jawab Surat Pemkab Flotim
• Sandiaga Uno Kunjungi Kupang, Ini Perolehan Suara Prabowo Subianto di NTT Saat Pilpres 2014
Sedangkan korban delapan orang, tiga di antaranya luka berat.
"Harus menjalani perawatan karena terkena peluru senapan angin dan anak panah. Peluru mengenai kening," sebut Silalahi.
Dilansir dari website resmi Polres Alor, tribratanewsalor.com, bentrokan dipicu penghadangan yang dilakukan pemuda Desa Batu Putih terhadap pemuda Desa Beangonong yang hendak mengantar temannya ke Puskesmas Baranusa.
Tidak terima dengan penghadangan, warga Desa Beangonong kemudian melakukan balasan dengan melempar batu ke arah Desa Batu Putih.
Selanjutnya, kedua kelompok saling serang menggunakan senjata tajam, senapan dan bom molotov.
Menyikapi situasi tersebut, Kapolres Alor AKBP Patar Silalahi memimpin 17 anggotanya berangkat ke Polsek Pantar Barat, Jumat (22/2/2019) pukul 09.30 Wita.
Keberangkatan personel BKO menggunakan KMP Ile Ape melalui pelabuhan penyeberangan Feri Kalabahi. Misinya pengamanan kontijensi antisipasi konflik sosial di Baranusa.
• Fotografer Perancis Klaim Karyanya Dijiplak BTS, Big Hit Entertainment Beri Reaksi Keras
• Sandiaga Uno Ingin Sejahterakan Rakyat NTT
Pada Jumat sore, Silalahi memimpin anggotanya melakukan penyisiran dan mengamankan 42 warga yang membawa senjata tajam. Selanjutnya, Sabtu (23/2/2019), 42 warga beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Alor untuk dilakukan pemeriksaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bentrok-alor.jpg)