Berita Kota Kupang
Ketika Isterinya Sering Mengeluh Capek, Tukang Ojek di Kupang Lampiaskan Hasratnya Dengan Cara ini
Ketika Isterinya Sering Mengeluh Capek, Tukang Ojek di Kupang Lampiaskan Hasratnya dengan cara ini
Penulis: Ryan Nong | Editor: Fredrikus Royanto Bau
Ia menceritakan, setelah persetubuhan yang pertama dilakukan di kamar kost tempat mereka tinggal, hampir setiap hari ayahnya melakukan persetubuhan dengannya.
Bahkan kini setelah ia dalam keadaan hamil pun ayahnya masih melakukan persetubuhan dengannya di rumah baru mereka di daerah Penkase Oeleta, Kecamatan Alak Kota Kupang.
Baca: Jepang Kirim Tiga Kapal dalam Tur Latihan Militer ke Lima Negara Asia
Baca: Partai Perindo Siap Klarifikasi Soal Bacaleg Bermasalah di Dapil NTT 7
Baca: Scorpio dan 5 Zodiak Berikut Sosoknya Paling Tidak Bisa Diabaikan dan Tak Dianggap Orang Lain
R mengaku, ia tidak bisa menolak karena pada saat akan melakukan aksinya, ayah tirinya RA (33) memeluknya dari belakang kemudian merayu dan membuatnya dengan sukarela melayani keinginan yah tirinya itu.
Ayah tiri yang berprofesi sebagai tukang ojek itu akan memberikan uang dengan jumlah yang tidak pasti setiap kali mereka selesai berhubungan badan.
"Anak ini bahkan tidak dapat mengingat lagi berapa jumlah persetubuhan yang dilakukan oleh ayah tirinya, karena hampir dilakukan setiap hari saat mamanya tidak berada di rumah," tambah I Gede.
Mama kandungnya, UA (39) mengaku tidak mengetahui perbuatan bejat yang dilakukan suami keduanya pada anak perempuan bungsunya itu.
Bahkan perempuan yang berprofesi sebagi penjual pakaian bekas itu mengaku tidak mengetahui kalau R tengah hamil dan mengandung darah daging dari suami keduanya itu.
Baca: WKRI Wilayah Yesus Maria Yosep Liliba Kupang Selenggarakan Seminar Sehari
Baca: 14 Relawan Akan Deklarasi Akbar Dukung Jokowi-Maruf
Baca: Tak Ingin Mamanya Dicerai, Siswi Kelas 1 SMP di Kupang Ini Rela Disetubuhi Ayah Tiri
R mengaku dilema. Ia memutuskan untuk tidak memberitahukan perbuatan bejat ayah tirinya itu kepada mamanya karena takut mamanya kembali dikorbankan dan diceraikan oleh ayah tirinya itu.
"Anak ini kasihan mamanya, katanya biar be (saya, red) tanggung sendiri daripada be pu mama dikorbankan, daripada be pu mama diceraikan lagi," ungkap I Gede.
UA sendiri bimbang. Ia mengaku antara percaya dan tidak percaya saat mendengar peristiwa itu dari pengakuan anaknya.
UA yang dicerai talak oleh suami pertamanya bimbang untuk mengambil sikap terhadap peristiwa yang terjadi pada anak perempuan dan suaminya itu.
Sementara kepada penyidik, pelaku RA mengakui semua perbuatannya terhadap anak tirinya yang baru beranjak remaja itu.
Ia pun mengaku bingung dan tidak dapat menjelaskannya.
Baca: Pameran Kerajinan di New York, Indonesia Berhasil Gaet Pembeli Global
Baca: Pagar Lokasi Pembangunan di Rinca Dibongkar
Baca: Daging Hewan Kurban di Istiqlal Didistribusikan kepada Warga Sekitar Masjid
Menurut RA, ia jarang berhubungan intim dengan isterinya yang enam tahun lebih tua darinya itu karena isterinya lebih sering mengeluh capek saat tiba di rumah pada malam hari.
Rahasia ayah-anak tiri yang tersimpan rapi ini tidak dapat dicium oleh mama, tetangga, serta para gurunya karena R dikenal sebagai anak yang tidak terlalu dekat dengan tetangga. (*)