Berita Internasional

Jepang Kirim Tiga Kapal dalam Tur Latihan Militer ke Lima Negara Asia

Pasukan Bela Diri Kelautan Jepang (MSDF) mengumumkan bakal mengirimkan tiga buah kapalnya untuk melakukan tur latihan militer bersama

Jepang Kirim Tiga Kapal dalam Tur Latihan Militer ke Lima Negara Asia
KOMPAS.com/JAPAN TIMES/KYODO NEWS
Personil Pasukan Bela Diri Kelautan Jepang (MSDF) memberi hormat dari atas kapal penghancur helikopter, Kaga pada Maret tahun lalu. 

POS-KUPANG.COM | TOKYO - Pasukan Bela Diri Kelautan Jepang (MSDF) mengumumkan bakal mengirimkan tiga buah kapalnya untuk melakukan tur latihan militer bersama dengan lima angkatan laut negara di Asia.

Tiga kapal tersebut termasuk kapal penghancur helikopter, Kaga, akan melakukan tur latihan militer selama lebih dari satu bulan hingga Oktober mendatang dan akan diberangkatkan pada Minggu (26/8/2018) mendatang.

Melansir dari Japan Times, ketiga kapal (MSDF) tersebut akan singgah di India, Sri Lanka, Singapura, Indonesia dan Filipina, sekaligus melakukan latihan gabungan dengan angkatan laut masing-masing negara tersebut.

Baca: Partai Perindo Siap Klarifikasi Soal Bacaleg Bermasalah di Dapil NTT 7

"Ketiga kapal tersebut akan melakukan latihan gabungan yang bertujuan untuk memperkuat kemampuan tempur sekaligus meningkatkan kerja sama dengan angkatan laut dari masing-masing negara," kata kantor Staf Kelautan Kementerian Pertahanan Jepang dalam pernyataannya, Selasa (21/8/2018).

Ditambahkan Kementerian Pertahanan Jepang, kapal-kapal tersebut juga akan terus berhubungan dengan Angkatan Laut AS sepanjang tur.

Media lokal mengutip sumber pemerintah Jepang memberitakan, pengiriman ketiga kapal MSDF dalam tur latihan militer tersebut sejalan dengan strategi Indo-Pasifik bebas terbuka yang diterapkan Perdana Menteri Shinzo Abe.

Melalui pengiriman kapal-kapal tersebut, Tokyo kemungkinan juga bertujuan sebagai tanggapan atas tindakan Beijing yang meningkatkan kehadirannya di wilayah perairan yang disengketakan di Laut China Selatan.

Sebelumnya, Beijing telah membangun sejumlah pos militer di atas pulau buatan di Laut China Selatan, yang mencakup jalur laut penting dalam lalu lintas perdagangan global.

China mengatakan fasilitas yang dibangun mereka bertujuan untuk pertahanan, tetapi para pakar menilai hal tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kontrol atas perairan yang disengketakan.

Tahun lalu, Jepang juga pernah mengirim kapal perusak helikopter Izumo ke Laut China Selatan untuk misi tur tiga bulan dalam pertunjukan angkatan laut terbesarnya di kawasan itu sejak Perang Dunia II. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved