Berita Rekrutmen CPNS 2018

Kebijakan bagi Peserta tak Capai Passing Grade, Linda: Belum Ada Petunjuk dari Kemenpan-RB

Linda Fobia mengatakan, hingga saat ini belum ada petunjuk atau informasi dari Kemenpan-RB

Kebijakan bagi Peserta tak Capai Passing Grade, Linda: Belum Ada Petunjuk dari Kemenpan-RB
ISTIMEWA
Kepala BKD TTS, Linda Fobia 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten TTS, Linda Fobia mengatakan, hingga saat ini belum ada petunjuk atau informasi dari Kemenpan-RB maupun panitia seleksi nasional terkait kebijakan untuk peserta yang tak mampu mencapai passing grade agar bisa mengikuti seleksi kompetensi bidang ( SKB).

Banyaknya peserta yang gagal mencapai passing grade membuat para kepala daerah bersurat ke Kempan dan RB untuk membuat kebijakan melakukan perangkingan untuk mengakomudir peserta yang tak mampu mencapai passing grade agar bisa mengikuti SKB.

Baca: IMASPIKA FKIP Undana Gelar RUA, Evaluasi Program dan Pemilihan Pengurus

"Menang hampir seluruh kepala daerah bersurat ke Kempan dan RB untuk membuat kebijakan dengan melakukan perengkingan untuk peserta yang tak mampu mencapai passing grade. Hal ini dimaksud untuk memenuhi kuota tiga kali lipat dari formasi yang dibutuhkan untuk mengikuti SKB. Tetapi hingga saat ini belum ada informasi dari Kempan dan RB sehingga kita tunggu saja kebijakannya nanti seperti apa," ungkap Linda saat dihubungi POS- KUPANG.COM, Sabtu (17/11/2018) melalui sambungan telepon selulernya.

Baca: Dua Petani Madu Leworok Flotim Tewas Disambar Petir

Jika dilakukan perangkingan, lanjut Linda, maka panitia seleksi nasional yang akan melakukan perengkingan. Selanjutnya, nama-nama peserta yang menduduki rengking yang dibutuhkan akan diumumkan oleh panitia seleksi nasional untuk mengiktu SKB.

Sementara jadwal resmi SKB sendiri hingga saat ini belum dipastikan kapan akan dilakukan.

"Semua data sudah kita kirim ke panitia seleksi nasional sehingga proses perengkingan akan dilakukan sendiri oleh panitia nasional. Kita hanya bertugas mengumumkan dan menyelenggarakan SKB mendatang. Tetapi hingga saat ini belum ada kebijakan dari Kempan dan RB, " tegas Linda.

Banyak peserta yang tak mampu mencapai passing grade seleksi kompetensi dasar ( SKD) beberapa waktu juga menjadi sorotan fraksi PKB DPRD TTS dalam pandangan umum fraksi.

Fraksi PKB meminta Pemkab TTS untuk mendorong Kempan dan RB untuk membuat kebijakan gunakan melakukan perangkingan guna bisa mengakomudir peserta yang gagal mencapai passing grade.

"Dari 3000 lebih peserta hanya 30 peserta yang mampu lolos. Sedang kuota kita tahun ini 385. Oleh sebab itu kita berharap Pemkab TTS bisa mendorong Kempan dan RB agar membuat kebijakan sehingga seluruh kuota yang diberikan bisa terisi," ungkap Ketua DPC Marthen PKB Kabupaten TTS, Relygius Usfunan. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved