TOPIK

Puisi

  • Puisi-puisi Boy Waro

    Tuan membangun menara dari keringat kami yang diperas, Lalu bertanya, “Mengapa kalian malas?”

  • Puisi-puisi Karya Albertus Muda Atun

    Suaranya oh, suaranya! Menggoyahkan hati seperti badai yang meruntuhkan topeng-topeng rapuh.

  • 15 Pantun untuk Menyambut Libur Sekolah yang Lucu dan Menghibur

    Kumpulan pantun bertema liburan yang lucu dan menghibur untuk menyambut liburan sekolah.

  • Puisi: 80 Tahun Indonesia Merdeka

    Nusantara tercengang, lihat pemimpin rakyat penuh kasih pada rakyatnya. Dirgahayu Indonesia. Jaya selalu.

  • Puisi: Cinta Yang Abadi

    Maria Inda Baghong, mahasiswa semester 2 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Katolik Ruteng.

  • Puisi: Datang untuk Pergi

    Maria Inda Baghong, mahasiswa semester 2 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Katolik Santo Paulus Ruteng.

  • Puisi-puisi Maria Inda Baghong  

    Aku yang membuat diriku jatuh dalam kehancuran, bodoh dalam memilih antara cinta yang nyata dan cinta yang imajinasi.

  • Puisi: Gelombang dalam Kehidupan

    Mencarimu sama seperti mutiara di laut nyata. Menuntut iman agar kuat dan semangat. Tetap berlangkah meski selalu digoncang godaan.

  • Puisi: Aku Boleh Mencintainya?

    Bolehkah aku berdiri di hadapannya sambil menggenggam tangannya, lalu mengatakan bahwa aku suka padanya?

  • Puisi: Kejar Sampai Dapat

    Kejar Sampai Dapat adalah judul puisi karya Aster Bili Bora, sastrawan NTT asal Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).

  • Puisi Aster Bili Bora: Ayah yang di Depan

    Puisi Ayah yang di Depan adalah karya Aster Bili Bora, sastrawan NTT asal Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

  • Puisi Aster Bili Bora: Gula Semua

    Gula Semua adalah puisi karya Aster Bili Bora, sastrawan NTT asal Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

  • Puisi: Bukan Kandang Kambing 

    Bukan Kandang Kambing adalah puisi karya Aster Bili Bora, sastrawan NTT asal Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

  • Puisi - Anak Rantau

    Anak Rantau adalah puisi karya Aster Bili Bora, sastrawan NTT asal Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

  • Puisi - Jalan Damai

    Jalan Damai adalah puisi karya Aster Bili Bora, sastrawan NTT asal Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

  • Puisi - Setelah Anak Nikah

    Setelah Anak Nikah adalah judul puisi karya Aster Bili Bora, sastrawan NTT asal Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

  • Puisi - Belang

    Belang adalah puisi karya Aster Bili Bora, sastrawan NTT asal Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

  • Puisi - Berita Pagi

    Berita Pagi adalah puisi karya Aster Bili Bora, sastrawan NTT asal Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

  • Puisi - Kita Bukan Kodok

    Kita Bukan Kodok adalah puisi karya Aster Bili Bora, sastrawan NTT asal Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

  • Secercah Rasa yang Tertulis dalam Alunan Puisi

    Secercah Rasa yang Tertulis dalam Alunan Puisi adalah judul puisi karya Efi Sisfaok.

  • Puisi - Realita Tak Seindah Harapan

    Realita Tak Seindah Harapan adalah puisi karya Anita Maggi yang menggambarkan rasa kecewa dan putus asa harapan tidak kunjung menjadi kenyataan.

  • Puisi - Penantian Yang Melelahkan

    Puisi berjudul Penantian Yang Melelahkan merupakan puisi karya Inri Bantaika, melukiskan seseorang yang resah lama menantikan sang kekasih.

  • Puisi - Lelaki Pujaan Hati

    Lelaki Pujaan Hati adalah puisi karya Aster Bili Bora, sastrawan NTT asal Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

  • Puisi - Sandiwara

    Sandiwara adalah puisi karya Aster Bili Bora, sastrawan NTT asal Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

  • Puisi - Anakku Pasti Sekda

    Anakku Pasti Sekda adalah puisi karya Aster Bili Bora, sastrawan NTT asal Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

  • Puisi - Makan Ubi

    Makan Ubi adalah puisi karya Aster Bili Bora, sastrawan NTT asal Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

  • Puisi - Orang Buta Bisa Melihat

    Puisi berjudul Orang Buta Bisa Melihat merupakan puisi karya Aster Bili Bora, sastrawan NTT asal Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

  • Puisi - Datang Sebelum Tutup Lubang

    Temanku datang di kampung sebelum tutup lubang jalan neraka. Berhari-hari keliling dari kampung ke kampung, dari desa ke desa.

  • Puisi - Datang Sebelum Tutup Lubang

    Temanku datang di kampung sebelum tutup lubang jalan neraka. Berhari-hari keliling dari kampung ke kampung, dari desa ke desa.

  • Puisi - Tetap Masuk

    Tetap Masuk adalah puisi adalah puisi karya Aster Bili Bora, sastrawan NTT asal Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved