Puisi

Puisi - Datang Sebelum Tutup Lubang

Temanku datang di kampung sebelum tutup lubang jalan neraka. Berhari-hari keliling dari kampung ke kampung, dari desa ke desa.

Editor: Agustinus Sape
POS-KUPANG.COM/HO-ASTER BILI BORA
Ilustrasi kondisi jalan protokol di Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT. 

Puisi: Aster Bili Bora

Temanku datang di kampung sebelum tutup lubang jalan neraka. Berhari-hari keliling dari kampung ke kampung, dari desa ke desa.

Ia hitung berapa lubang jalan yang melahirkan bayi di atas oto. Ia hitung berapa perolehan suara yang membuat bupati kecewa dan tidak peduli aspirasi rakyat. Ia hitung berapa calon wakil rakyat yang hanya termenung menunggu PAW. Ia hitung berapa ribu yang menyesal kemudian setelah jual suara dengan selembar daun merah.

Astaga! Jangan salahkan siapa! Salah sendiri! Rasa sendiri! Sia-sialah teriak keliling dunia! Bahkan akan diselar orang gila sedang mabuk peci.

Bersabarlah! Akan indah pada waktunya setelah berubah cara pandang, setelah makin keok dalam kesengsaraan, setelah persatuan dan kesatuan makin nyata, setelah cerdas memilih, setelah terhapus iri dan dengki dari hati masing-masing.

Tambolaka, 26 April 2023

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved