Kamis, 28 Mei 2026

Manggarai Timur Terkini

Perarakan Patung Bunda Maria Dari Gunung Karmel Di Manggarai Timur

Proses perarakan dimulai dari KBG Benteng Gading Lingkungan Sesok dan berakhir di Kapela Stasi Lete yang kemudian di tutup dengan Misa

Tayang:
Penulis: Robert Ropo | Editor: OMDSMY Novemy Leo
POS-KUPANG.COM/HO.UMAT STASI LETE
PERARAKAN - Umat Stasi Lete, Paroki Waelengga sedang melakukan perarakan patung bunda Maria. 

Ringkasan Berita:
  • Proses perarakan dimulai dari KBG Benteng Gading Lingkungan Sesok dan berakhir di Kapela Stasi Lete yang kemudian di tutup dengan Misa yang dipimpin Pastor Paroki, Romo Heri Karno, Pr dan Frater Pio Ngganggu.
  • Selama dalam prosesi perarakan setiap umat di depan rumah meletakan patung Bunda Maria, Tuhan Yesus dan salib Yesus Kristus. Selain itu, setiap perbatasan KBG dibangun gapura untuk penyambutan Bunda Maria. 
 

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, obert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG -  Umat Paroki Waelengga, Keuskupan Ruteng, tepatnya di Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) melaksanakan perarakan patung Bunda Maria Dari Gunung Karmel. Pengarakan patung bunda Maria ini mulai dilakukan sejak tanggal 27 hingga 30 Mei 2026.

Perarakan patung Bunda Maria yang dimulai dari Wilayah Lingkungan Lete dan Sesok, Stasi Lete, Paroki Waelengga 27 Mei 2026 ini yang berlangsung khusuk.  Perarakan dimulai sejak Pukul 08:00 Wita sampai pukul 12:30 Wita, diikuti  Umat dari dua Lingkungan di Stasi Lete, Paroki Waelengga

Proses perarakan dimulai dari KBG Benteng Gading Lingkungan Sesok dan berakhir di Kapela Stasi Lete yang kemudian di tutup dengan Misa yang dipimpin Pastor Paroki, Romo Heri Karno, Pr dan Frater Pio Ngganggu.

Selama dalam prosesi perarakan setiap umat di depan rumah meletakan patung Bunda Maria, Tuhan Yesus dan salib Yesus Kristus. Selain itu, setiap perbatasan KBG dibangun gapura untuk penyambutan Bunda Maria. 

Dalam prosesi perarakan Umat melantunkan doa Rosario dan nyanyian pujian bersama sepanjang perjalanan menuju kapela stasi Lete.

Dalam kegiatan ini pun Bunda Maria Dari Gunung Karmel di Sambut Secara adat oleh umat di setiap KBG dan Pengalungan Bunda Maria Dari Gunung Karmel oleh Umat KBG Pohon Suka Cita.

Pastor Paroki Waelengga Romo Heribertus Karno, Pr, dalam rilis yang diterima Pos Kupang, Kamis (28/5) menerangkan, tujuan dari perarakan patung Bunda Maria yakni bahwa Gereja memberi kesaksian bersama Bunda Maria.

“Tentu Kegiatan ini menghantar umat bersama bunda Maria untuk memberi kesaksian Iman satu dengan yang lain bahwa bunda Maria Bunda Gereja selalu mendoakan hidup kita umatNya,” kata Romo Heribertus Karno

Kegiatan ini juga menyadarkan umat bahwa hidup terus di doakan karena dengan mendoakan maka Tuhan akan membimbing umat kepada keselamatan.

Romo Heribertus Karno menambahkan, kegiatan ini sudah pernah di jalankan sebelumnya dan pada tahun 2026 ini kembali di jalankan dan ini sudah menjadi tradisi Paroki Waelengga

Kegiatan perarakan patung Bunda Maria dimulai dari Stasi Lete, kemudian pada Kamis akan dilanjutkan ke Stasi Lait dan berakhir di Paroki Waelengga pada Sabtu (30/5).

Ketua Stasi Lete, Tobias Dima menyampaikan terima kasih kepada pastor Paroki Waelengga dan juga kepada seluruh umat Stasi Lete yang telah melaksanakan kegiatan perarakan patung bunda Maria. 

“Momen ini bisa membangun iman dari umat khususnya Stasi Lete, di Tengah dunia yang sudah krisis pada iman.  Sehingga dengan kegiatan-kegiatan seperti ini sebagai salah satu cara untuk pendalaman iman bagi umat katolik," ungkap Tobias Dima.

Tokoh Umat Stasi Lete, Marianus Naur, menyampaikan terima kasih dan juga bahagia karena melalui kegiatan perarakan patung Bunda Maria sebagai pendalaman iman umat, juga menjadi momen untuk meningkatkan rasa kebersamaan antar umat. (rob) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS 

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved