TTU Terkini
Harga Elpiji di Kabupaten TTU Melonjak, Warga Heran
Pada Bulan Desember 2025 lalu, harga elpiji 12 kilogram masih berkisar Rp. 260.000. Harga tersebut dinilai masih berada pada titik wajar.
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
Antonius mengaku sudah 4 tahun menggunakan elpiji ukuran 12 kilogram untuk kebutuhan di dapur. Sampai detik ini harga tersebut terus melonjak.
Secara khusus di Kabupaten TTU, lanjutnya, nyaris tidak elpiji ukuran 5 kilogram. Oleh karena itu, mereka terpaksa membeli elpiji 12 kilogram.
Biasanya, elpiji tersebut digunakan dalam kurun waktu 4 bulan untuk kebutuhan di dapur. Kenaikan harga elpiji ini patut dipertanyakan karena berdampak pada peningkatan pengeluaran.
Ia juga mengaku kesal lantaran kenaikan elpiji tidak didahului oleh informasi sebelumnya. Tidak hanya itu, informasi tentang kenaikan harga elpiji juga mestinya diinformasikan beserta alasan-alasan mendasar.
Pemerintah biasanya menyampaikan informasi terlebih dahulu apabila ada kenaikan BBM. Semestinya, hal yang sama dilakukan terhadap elpiji.
"Karena Elpiji ini sama seperti BBM karena sama-sama kebutuhan dasar juga," kata Antonius. (bbr)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/LPG-12-kg-naik-harga.jpg)