Senin, 4 Mei 2026

Sumba Timur Terkini

Pemkab Sumba Timur Fokus Penguatan Literasi dan Numerasi

Dikatakan, urusan pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau sekolah, tetapi juga orang tua, masyarakat dan bahkan dunia usaha.

Tayang:
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/IRFAN BUDIMAN
HARDIKNAS - Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali, Sekda Sumba Timur Umbu Ngadu Ndamu dan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Imanuel Takandjandji bersama sejumlah guru, murid dan pimpinan Forkopimda berfoto usai upacara Hardiknas di halaman kantor bupati, Sabtu (2/5/2026). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU – Penguatan literasi dan numerasi akan menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Sumba Timur di bidang pendidikan ke depan. Perbaikan sarana pendukung pun dikebut.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Sumba Timur, Imanuel Takandjandji saat diwawancarai Pos Kupang usai melaksanakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di halaman kantor bupati, Sabtu (2/5/2026).

Langkah ini akan dilakukan melalui perbaikan proses belajar mengajar di kelas, peningkatan kompetensi guru dan pembenahan sarana pendukung di sekolah.

“Kita segera memperbaiki literasi dan numerasi mulai dari proses belajarnya di kelas, melakukan penguatan kompetensi-kualitas guru serta memberikan pendampingan yang berkelanjutan. Ini yang segera kita lakukan,” katanya.

Baca juga: Ketua KSPSI Sumba Timur Sebut Buruh Harus Berani Lawan Ketidakadilan di Tempat Kerja

Imanuel merasa bersyukur bahwa di tengah anggaran daerah yang terbatas, pemerintah daerah telah melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat hingga pada tahun ini sebanyak 51 sekolah mendapatkan kucuran dana revitalisasi.

Ia meyakini, perbaikan puluhan sekolah ini akan mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan mencapai standar pelayanan minimal.

“Komunikasi pemerintah daerah cukup kuat sehingga program perbaikan sekolah yang kita usulkan mendapat persetujuan. Di tahun 2026 ini ada sekitar 51 sekolah yang akan diintervensi melalui program revitalisasi,” ujarnya.

Imanuel menjelaskan, momentum Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen terhadap sektor pendidikan.

“Momentum di Hari Pendidikan Nasional ini merupakan sebuah momentum yang sangat penting untuk kita kembali merefleksi dan kembali menciptakan semangat baru untuk mengejar berbagai macam tantangan yang kita harus hadapi ini,” tuturnya.

Dikatakan, urusan pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau sekolah, tetapi juga orang tua, masyarakat dan bahkan dunia usaha.

“Ini urusan kita bersama mulai dari orang tua, masyarakat dan juga dunia usaha. Mari kita sama-sama berpikir dan aktif memajukan pendidikan kita di Kabupaten Sumba Timur,” ajaknya. (dim)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved