Sabtu, 2 Mei 2026

Rote Mdao Terkini

Dukung Pembangunan KDMP di Rote Ndao, Lapas Ba'a Produksi 1.500 Batako

Membekali warga binaan dengan keterampilan kerja dan menghasilkan produk yang memiliki nilai guna bagi masyarakat

Tayang:
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/POS-KUPANG.COM/HO
BUAT BATAKO - Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Baa memproduksi batako dukungan pembangunan gedung KDMP. 
Ringkasan Berita:- Melibatkan lima warga binaan yang setiap hari mampu menghasilkan 150 hingga 200 batako
- Proses produksi di bawah pengawasan Kepala Sub Seksi Pembinaan, Aleksander Mooy, didampingi Yakob Bekabel
- Warga binaan tidak hanya belajar keterampilan, tetapi juga menghasilkan karya

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti 

POS-KUPANG.COM, BA'A - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Ba'a memproduksi 1.500 batako bermutu melalui program pembinaan kemandirian warga binaan untuk mendukung pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Ofalangga, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao. Produksi batako tersebut melibatkan lima warga binaan yang setiap hari mampu menghasilkan 150 hingga 200 batako. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan yang berfokus pada peningkatan keterampilan kerja sekaligus kontribusi nyata bagi masyarakat.

Keterlibatan Lapas Kelas III Ba'a dalam pembangunan koperasi ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam pengembangan Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa.

Proses produksi dilakukan di bawah pengawasan Kepala Sub Seksi Pembinaan, Aleksander P I Mooy, didampingi petugas pembinaan Yakob Bekabel guna memastikan kualitas batako tetap terjaga dan proses kerja berjalan optimal.

Kalapas Kelas III Ba'a, Hariyadi N Maikameng mengatakan, program pembinaan kemandirian dirancang untuk memberikan manfaat ganda, yakni membekali warga binaan dengan keterampilan kerja dan menghasilkan produk yang memiliki nilai guna bagi masyarakat.

"Pembinaan di dalam lapas harus memberi dampak nyata. Warga binaan tidak hanya belajar keterampilan, tetapi juga menghasilkan karya yang bermanfaat dan dapat digunakan langsung oleh masyarakat," kata Hariyadi, Jumat (1/5/2026).

Ia menambahkan, keterlibatan dalam kegiatan produktif diharapkan menjadi bekal bagi warga binaan setelah selesai menjalani masa pidana, sehingga mampu hidup mandiri dan produktif di tengah masyarakat.

Melalui program ini, kata Hariyadi, Lapas Kelas III Ba'a terus mendorong pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian, tetapi juga pada pengembangan keterampilan dan produktivitas yang berdampak langsung terhadap pembangunan daerah. (rio)

 

 

Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved