Longsor di Malaka
Akses Jalan Utama di Babotin Selatan, Malaka Nyaris Putus Akibat Longsor
Ruas jalan yang terdampak itu merupakan jalur vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari, termasuk akses utama warga menuju Betun
Ringkasan Berita:
- Akses jalan utama di Desa Babotin Selatan, Kecamatan Botin Leobele, Kabupaten Malaka
- Dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat longsor yang terjadi pada Senin (27/4/2026)
- Bencana tersebut dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah itu selama beberapa hari terakhir
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota
POS-KUPANG.COM, BETUN - Akses jalan utama di Desa Babotin Selatan, Kecamatan Botin Leobele, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat longsor yang terjadi pada Senin (27/4/2026).
Bencana tersebut dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah itu selama beberapa hari terakhir.
Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung terus-menerus diduga menyebabkan kondisi tanah menjadi labil sehingga memicu pergeseran dan longsoran di badan jalan.
Ruas jalan yang terdampak itu merupakan jalur vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari, termasuk akses utama warga menuju Betun sebagai ibu kota Kabupaten Malaka.
Baca juga: Satu Unit Rumah Warga di Kelurahan Kefamenanu Tengah, Kabupaten TTU Terancam Longsor
Akibat kejadian itu, badan jalan mengalami kerusakan berat hingga nyaris putus total. Kondisi jalan yang retak dan ambles membuat kendaraan roda dua maupun roda empat sangat sulit melintas.
Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran warga karena jalur tersebut menjadi satu-satunya penghubung penting bagi mobilitas masyarakat, distribusi barang, hingga akses pelayanan publik.
Di lokasi longsor tersebut, memperlihatkan kondisi jalan yang sangat memprihatinkan. Di sisi pinggir ruas jalan tampak sedang berlangsung proses pembangunan gedung gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Sejumlah warga menduga kerusakan jalan tersebut tidak hanya disebabkan hujan deras, tetapi juga dipengaruhi aktivitas galian yang cukup dalam untuk pembangunan gedung KDMP yang berada di samping jalan yang menjadi lokasi longsor.
Baca juga: BREAKING NEWS : Longsor Terjang Desa Kereana Jalan Nyaris Putus dan Rumah Warga Rusak Parah
Menurut salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya, menuturkan bahwa pengerukan tanah untuk pembangunam gedung KDMP ditepi jalan itu juga diduga menjadi penyebab lemahnya struktur penahan badan jalan sehingga mempercepat terjadinya longsor saat hujan turun terus-menerus.
Masyarakat setempat berharap pemerintah daerah bersama instansi teknis segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat, seperti pemasangan pengaman sementara, normalisasi drainase, dan perbaikan badan jalan agar akses warga kembali aman digunakan.
Selain itu, warga juga meminta pihak kontraktor pelaksana pembangunan gedung koperasi ikut bertanggung jawab atas kondisi yang terjadi.
Kepala Desa Babotin Selatan, Silminggus Desilmus Bau, saat dikonfirmasi membenarkan adanya longsor yang menyebabkan akses jalan di wilayahnya rusak berat dan terancam putus total. Ia menilai kondisi tersebut perlu segera ditangani sebelum hujan susulan memperparah kerusakan.
Menurutnya, saat ini kendaraan masih dapat melintas secara terbatas, namun jika hujan kembali turun dalam beberapa hari ke depan, jalur tersebut dikhawatirkan tidak bisa digunakan sama sekali.
Pemerintah desa pun meminta Pemerintah Kabupaten Malaka agar bergerak cepat menangani kerusakan jalan demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat. (ito).
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Akses-jalan-utama-di-Desa-Babotin-Selatan-rusak-berat.jpg)