TTU Terkini

Dosen dan Mahasiswa Unimor Beri Pelatihan ke Kelompok Minyak Atsiri Kayu Putih di Desa Humusu TTU

Berdasarkan rilis yang diterima POS-KUPANG.COM, kegiatan ini diinisiasi berdasarkan hasil evaluasi kegiatan PKL sejak tahun 2020

Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh Tim PkM Unimor di Desa Humusu Wini 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Tim dosen dan mahasiswa Prodi Kimia dan Agribisnis Universitas Timor (Unimor) Kefamenanu melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan topik “Peningkatan Ekonomi Kelompok Minyak Kayu Putih "WIKARIS" di Pesisir Pantai Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara“. 

Berdasarkan rilis yang diterima POS-KUPANG.COM, kegiatan ini diinisiasi berdasarkan hasil evaluasi kegiatan PKL sejak tahun 2020 dari kedua prodi tersebut terkait masalah penyulingan minyak kayu putih pada kelompok tersebut.

Setelah melalui berbagai upaya, akhirnya di tahun 2025 melalui tiga orang dosen yakni Eduardus Edi, SPd., M.Si, Sefrinus Maria Dolfi Kolo, S.Si., M.Si, dan Simon Juan Kune.,S.P, M.P, bersama tiga mahasiswa pendamping, Maria Derosari Nahak, Maria Merciana Nuben dan Romwaldus Antonio Susu berhasil mendapatkan hibah dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) 2025. 

Program berlangsung sejak Juni hingga November 2025

Kegiatan dimulai dengan kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan pada hari Rabu dan Kamis, 4-5 Juni 2025 yang dihadiri oleh Tim dan Kelompok WIKARIS yang diketuai oleh Dominikus Ludovikus Sila. 

Selanjutnya Tim melakukan desain alat dan pemesanan rangkaian alat berbahan Stainless Steel untuk memperbaiki kualitas minyak yang dihasilkan oleh kelompok.

Untuk survey dan sosialisasi, pada tanggal 18-19 Agustus 2025 tim mengantarkan alat penyulingan di Lokasi Pengabdian yakni di Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara. 

Kegiatan instalasi dan training penggunaan alat penyulingan dilakukan pada tanggal 22 Agustus hingga 23 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung sukses karena mendapatkan hasil minyak yang optimal dibanding menggunakan alat sebelumnya.
 
Penyulingan yang dilakukan oleh kelompok pada tahun sebelumnya masih menggunakan alat yan sederhana yakni drum non stainless steel dan bahan baku yang lebih sedikit yakni 110 kg dengan minyak yang dihasilkan sebanyak 750 mL setelah 4 jam penyulingan. 

Baca juga: 5 Tim Unimor Menang Hibah Nasional Program Kosabangsa, Fokus Entaskan Kemiskinan dan Stunting

Namun, setelah melakukan uji coba menggunakan alat yang didesain Tim Pengabdi dari Unimor didapatkan hasil yang lebih optimal baik secara kuantitas maupun kualitas. Setelah 4 jam penyulingan didapatkan 2200 mL menggunakan bahan baku sebanyak 230 kg.

Anggota kelompok yang mendapatkan pekatihan merasa bersyukur karena terbantu dengan adanya bantuan alat dari DPPM melalui Tim Pengabdian Unimor. Upaya ini diharapkan dapat menekan biaya produksi sekaligus waktu dan tenaga tapi mendapatkan hasil yang maksimal. 

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Universitas Timor karena membantu kelompok ini lewat hibah dari Kemendiktisaintek," kata ketua kelompok Ludo. 

Dia juga berharap kerja sama ini terus ditingkatkan sehingga menambah pendapatan secara ekonomi dan ketrampilan masyarakat di daerah perbatasan terkhusunya di desa Humusu Wini.

Melalui kegiatan pengabdian ini, Tim Pengabdi berharap kehadiran Universitas Timor berdampak melalui komitmen nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah perbatasan NKRI-RDTL.

"Kami berharap inovasi dan teknologi yang diterapkan oleh Tim Pengabdi tidak hanya meningkatkan pendapatan ekonomi kelompok pada khususnya juga masyarakat pada umunya, tetapi juga menambah keterampilan untuk kelanjutan kegiatan penyulingan minyak kayu putih di Desa Humusu Wini,” ujar Eduardus Edi selaku ketua tim.

Selanjutnya, tim akan melakukan evaluasi dan perbaikan hingga bulan November 2025 sehingga nantinya Kelompok Minyak Kayu Putih WIKARIS Wini secara mandiri dapat melanjutkan pengelolaan alat penyulingan ini menjadi lebih baik dan optimal. (uzu)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved