Belu Terkini

Sambut HUT ke-80, RRI Atambua Gelar Aksi Bersih Pantai di Perbatasan

Salah seorang angkasawan RRI Atambua, Edwin Nahak, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi pantai yang tercemar sampah plastik. 

Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO-RRI ATAMBUA
Jajaran angkasawan dan angkasawati RRI Atambua menggelar kegiatan bakti sosial pembersihan sampah plastik di pesisir Pantai Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Jumat (29/8/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Radio Republik Indonesia (RRI), jajaran angkasawan dan angkasawati RRI Atambua menggelar kegiatan bakti sosial pembersihan sampah plastik di pesisir Pantai Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Jumat (29/8/2025). 

Pantai Silawan yang berada tepat di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste menjadi titik aksi karena kawasan ini kerap dikunjungi masyarakat, namun seringkali juga dipenuhi sampah plastik yang mengganggu keindahan dan kebersihan lingkungan.

Salah seorang angkasawan RRI Atambua, Edwin Nahak, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi pantai yang tercemar sampah plastik. 

Ia mengajak masyarakat, khususnya para pengunjung pantai, agar lebih bertanggung jawab dan memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Pantai ini adalah salah satu wajah perbatasan kita. Kalau dipenuhi sampah plastik, tentu merusak pemandangan dan lingkungan. Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan dengan cara sederhana, yaitu membuang sampah pada tempatnya,” imbau Edwin.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha RRI Atambua, Clara Amalo, S.Sos., M.Si, menegaskan kehadiran para pegawai RRI dalam kegiatan bersih pantai ini merupakan wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup.

Baca juga: RRI Atambua Gelar Kita Indonesia untuk Merajut Keberagaman di Perbatasan RI-RDTL

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat untuk semakin mencintai lingkungan. Kebersihan pantai bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau komunitas tertentu, tapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Clara menambahkan, selain aksi bersih-bersih pantai, sejumlah kegiatan lain juga digelar dalam rangka menyambut HUT ke-80 RRI, baik di lingkungan internal kantor maupun bersama masyarakat luas. 

Menurutnya, semangat RRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik tidak hanya menyuarakan informasi, tetapi juga memberi contoh nyata lewat aksi sosial dan kepedulian terhadap isu-isu kemasyarakatan, termasuk masalah lingkungan. (gus)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved