Rabu, 29 April 2026

Malaka Terkini

PMKRI Kritik Penanganan Banjir di Kabupaten Malaka

Bencana banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Malaka menuai sorotan keras dari PMKRI Cabang Malaka. 

Tayang:
POS-KUPANG.COM/KRISTOFORUS BOTA
KRITIK - PMKRI Malaka kritisi penanganan banjir oleh Pemerintah Daerah, desak agar bergerak dengan solusi nyata dan berkelanjutan, Selasa (28/4/2026). 

Ringkasan Berita:PMKRI Cabang Malaka menyoroti banjir berulang di Kabupaten Malaka dan menilai pemerintah daerah perlu segera mengambil langkah
Banjir menyebabkan kerusakan rumah, lahan pertanian, infrastruktur, serta mengganggu ekonomi
PMKRI menilai penyebab banjir bukan hanya curah hujan, tetapi juga lemahnya pengelolaan lingkungan
PMKRI mendesak pemerintah melakukan normalisasi sungai, perbaikan drainase

 

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota


POS-KUPANG.COM, BETUN - Bencana banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Malaka menuai sorotan keras dari PMKRI Cabang Malaka

Organisasi mahasiswa tersebut menilai pemerintah daerah perlu segera mengambil langkah konkret dan berkelanjutan karena banjir yang terus berulang telah menunjukkan adanya persoalan serius dalam tata kelola daerah.

Banjir yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir tidak hanya menyebabkan kerusakan rumah, lahan pertanian, serta infrastruktur warga, tetapi juga berdampak luas terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, proses pendidikan, dan kondisi kesehatan warga di wilayah terdampak.

Situasi tersebut dinilai sebagai tanda bahwa penanganan banjir di Kabupaten Malaka hingga kini belum berjalan optimal dan masih bersifat reaktif.

Hal itu disampaikan Ketua Presidium Termandat PMKRI Cabang Malaka, Marselino Meol, kepada POS-KUPANG.COM pada Selasa, (28/4/2026).

Menurut Marselino, banjir tahunan yang terus berulang tidak bisa lagi semata-mata dipandang sebagai akibat curah hujan tinggi atau faktor alam. 

Ia menilai persoalan tersebut juga dipicu lemahnya pengelolaan lingkungan, buruknya sistem drainase, serta minimnya upaya mitigasi bencana dari pemerintah daerah.

“Kami menilai bahwa pemerintah daerah belum menunjukkan keseriusan dalam menangani persoalan banjir secara komprehensif. Diperlukan langkah strategis, bukan sekadar penanganan darurat yang bersifat sementara,” tegasnya.


Pernyataan itu sekaligus menjadi kritik terhadap pola penanganan banjir yang selama ini dianggap hanya muncul saat bencana terjadi, namun minim langkah pencegahan setelah kondisi kembali normal. 


Padahal, banjir di Malaka bukan lagi kejadian baru, melainkan persoalan berulang yang seharusnya sudah memiliki peta solusi jangka panjang.


PMKRI Cabang Malaka kemudian mendesak pemerintah daerah agar segera mengambil sejumlah langkah prioritas. 

1. Melakukan normalisasi sungai dan perbaikan sistem drainase secara terpadu di wilayah Kabupaten Malaka.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved