NTT Terkini
Respons Gubernur NTT Soal Hasil Survei 80 Persen Publik Puas Kinerja Melki - Johni
Untuk menangani kemiskinan, Pemerintah akan jalankan program bedah rumah bagi masyarakat miskin untuk tahun 2026 ini
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Edi Hayong
Ringkasan Berita:
- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena merespons lebih 80,5 persen publik NTT merasa puas kinerja Melki-Johni
- Kepuasan publik itu terlihat dalam survei Voxpol Center Research and Consulting 5-14 Januari 2026 di 22 Kabupaten/Kota di NTT
- Untuk menangani kemiskinan, Pemerintah akan jalankan program bedah rumah bagi masyarakat miskin untuk tahun 2026 ini
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena merespons lebih 80,5 persen publik NTT merasa puas dengan kepemimpinan ia bersama Wakil Gubernur Johni Asadoma selama satu tahun ini.
Kepuasan publik itu terlihat dalam survei Voxpol Center Research and Consulting 5-14 Januari 2026 di 22 Kabupaten/Kota di NTT dengan melibatkan 800 responden secara tatap muka dengan margin eror 3,47 persen.
Melki dalam pernyataannya, Sabtu (14/2/2026) menyebut, survei sebagai cerminan dan menjadi rekomendasi untuk pembenahan program pembangunan di NTT.
"Kami harapkan survei ini menjadi cerminan agar dapat menjadi rekomendasi untuk pembenahan pembangunan serta dapat menjadi masukan serta pembelajaran bagi kami untuk pembangunan ke depan," katanya, ketika rilis survei di Hotel Sofyan Cikini, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Politikus Golkar itu mengapresiasi dukungan, kritik, saran dari masyarakat selama setahun ini. Menurut dia, hasil survei itu menjadi instrumen evaluasi yang objektif dalam mengukur efektivitas program prioritas selama satu tahun kepemimpinan.
"Kami tentunya membuka diri terhadap kritik dan masukan," katanya.
Baca juga: Gubernur NTT Harap Kolaborasi Antara Gereja dan Pemerintah untuk Membangun NTT
Mantan anggota DPR RI ini menjelaskan, capaian tingkat kepuasan 80,5 persen ini bukanlah angka untuk berpuas diri, tetapi menjadi energi dan tanggung jawab moral untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih tepat sasaran.
"Pemerintah Provinsi NTT akan terus memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat. Semuanya harus terukur dan berdampak bagi kesejahteraan,” sambung dia.
Angka Kemiskinan NTT Menurun
Melki juga menyampaikan langkah pengentasan kemiskinan dan penanganan stunting. Angka kemiskinan NTT, kata dia, pada bulan Februari 2026 turun menjadi 17,5 persen dibandingkan bulan Maret tahun 2025 di angka 18,6 % .
"Menurut saya penurunan ini menandakan penanganan kemiskinan sudah berada pada jalurnya,” katanya.
Untuk menangani kemiskinan, Pemerintah akan jalankan program bedah rumah bagi masyarakat miskin untuk tahun 2026 ini. Sedangkan, penanganan stunting sudah dimulai dengan pola orang tua asuh untuk mendorong percepatan penurunan stunting.
Melki juga memperingatkan oknum yang secara sadar dan sengaja melakukan manipulasi atau memalsukan data-data kemiskinan untuk kepentingan pribadi atau untuk kepentingan tertentu.
Baca juga: Gubernur NTT Melki Laka Lena Teteskan Air Mata dan Meminta Maaf
Tindakan juga diberikan kepada masyarakat yang tergolong mampu secara ekonomi namun secara sengaja juga menerima dan menikmati bantuan sosial karena bekerja sama dengan oknum yang memanipulasi data kemiskinan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Gubernur-NTT-Melki-Laka-Lena-bersama-pimpinan-OPD-Pemprov-di-Jakarta.jpg)