NTT Terkini
BPDAS NTT Proyeksikan Malaka Jadi Sentra Benih Klengkeng
Menurutnya, Kabupaten Malaka memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai salah satu sentra pengembangan klengkeng di NTT.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
Ringkasan Berita:
- BPDAS NTT memproyeksikan Kabupaten Malaka menjadi sentra benih kelengkeng di NTT
- Kepala BPDAS Benain Noelmina, Kludolfus Tuames, mendorong pengembangan sumber benih tanaman produktif di Kabupaten Malaka
- Kabupaten Malaka memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai salah satu sentra pengembangan klengkeng di NTT
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - BPDAS NTT memproyeksikan Kabupaten Malaka menjadi sentra benih kelengkeng di NTT.
Kepala BPDAS Benain Noelmina, Kludolfus Tuames, mendorong pengembangan sumber benih tanaman produktif di Kabupaten Malaka sebagai langkah strategis.
Pria yang akrab disapa Dolfus Tuames itu, pada Senin (1/6/2026) mengaku telah melakukan kunjungan lapangan ke salah satu lokasi masyarakat penerima manfaat program bibit produktif yang difasilitasi BPDAS Benain Noelmina.
Dalam kunjungan itu, Dolfus mengaku optimistis melihat perkembangan tanaman buah hasil okulasi yang dikelola masyarakat.
Baca juga: BPDAS Benain Noelmina Dorong Golo Mori Jadi Habitat Alternatif Komodo dan Destinasi Wisata Baru
Menurutnya, tanaman yang tumbuh subur dan mulai berbuah menjadi bukti nyata keberhasilan program yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan warga.
“Tanaman buah hasil okulasi yang dikembangkan masyarakat tumbuh subur dan bahkan sudah mulai berbuah. Ini menunjukkan bahwa program yang dijalankan tidak hanya berhasil secara teknis, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut menghadirkan tiga manfaat sekaligus, yakni manfaat ekologi, ekonomi, dan sosial. Dari sisi ekologi, program penghijauan dan rehabilitasi lahan berjalan dengan baik.
Dari sisi ekonomi, kata dia, masyarakat mulai memperoleh tambahan pendapatan dari hasil budidaya tanaman produktif.
Sementara dari sisi sosial, tumbuh semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat dalam mengelola sumber daya alam.
Dia menjelaskan, kawasan tersebut akan terus dikembangkan menjadi sumber benih unggul, khususnya sebagai penyedia mata tempel untuk produksi bibit klengkeng di masa mendatang.
“Ke depan, kawasan ini kita arahkan menjadi sumber benih. Ini penting untuk menjamin ketersediaan bibit unggul sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.
Menurutnya, Kabupaten Malaka memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai salah satu sentra pengembangan klengkeng di NTT.
Dia menyakini lewat kolaborasi serta pengelolaan yang berkelanjutan, daerah ini mampu menjadi pemasok benih berkualitas bagi pengembangan hortikultura di wilayah NTT.
Langkah tersebut juga, ujar dia, sejalan dengan komitmen BPDAS Benain Noelmina dalam mendorong pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Sekaligus, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program berbasis lingkungan.
“Semua ini kita lakukan demi bumi, alam, dan kehidupan yang lebih baik ke depan,” kata Dolfus. (fan)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kepala-BPDAS-kunjungi-Malaka.jpg)