Kamis, 23 April 2026

NTT Terkini

Dinkes NTT Didukung Unicef, Pemerintah Korea dan YKMI Gelar Workshop PPI

Selain materi dalam kelas, peserta juga melakukan praktek di Puskesmas Tarus, Puskesmas Naibonat dan Puskesmas Oesao.

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO
WORKSHOP- Suasana Workshop Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Penyakit (PPI) pada peningkatan kualitas layanan fasilitas kesehatan lingkungan puskesmas 

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang dengan dukungan UNICEF Perwakilan NTT dan NTB, Pemerintah Korea dan YKMI menggelar "Workshop Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Penyakit (PPI) pada peningkatan kualitas layanan fasilitas kesehatan lingkungan puskesmas".

Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 5-6 Desember 2025 bertempat di UPTD Latnakes Provinsi NTT.

Selain materi dalam kelas, peserta juga melakukan praktek di Puskesmas Tarus, Puskesmas Naibonat dan Puskesmas Oesao.

Workshop ini menggunakan LMS pelataran sehat, terakreditasi Direktorat Mutu Sumber Daya Manusia Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI dengan nilai SKP 1 dan 3 sesuai dengan profesi peserta workshop.

Kegiatan yang diikuti oleh para Kepala Puskesmas, Penanggung Jawab Mutu/PPI  dan Tenaga Sanitasi Lingkungan (TSL) dari 26 Puskesmas di Kabupaten Kupang.

Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi dan pemahaman peserta mengenai konsep dasar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) pada fasilitas kesehatan lingkungan di puskesmas, mempelajari praktik terbaik dalam penyusunan Standar Operasional Prosedure (SOP) PPI.

Serta membekali peserta dengan keterampilan merancang SOP yang sesuai dengan kondisi masing-masing puskesmas.

Baca juga: Pemkab Rote Ndao, UNICEF dan YKMI Luncurkan Rencana Aksi Daerah PAUD Holistik Integratif

Selain itu, workshop ini juga bertujuan memperkuat kapasitas peserta dalam mengimplementasikan SOP PPI kesehatan lingkungan, memperbaharui SOP PPI Kesehatan lingkungan secara berkelanjutan, pemantauan implementasi SOP PPI kesehatan lingkungan guna mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan dan kesehatan lingkungan di tingkat puskesmas.

Rostia La Ode Pado, yang hadir mewakili Kepala UNICEF Kantor Perwakilan NTT dan NTB menyampaikan apresiasi kepada para peserta, narasumber, dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya Workshop PPI pada peningkatan kualitas layanan fasilitas kesehatan lingkungan puskesmas.

Ia menekankan bahwa puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam menjaga layanan yang aman dan berkualitas, terutama melalui penerapan PPI yang melindungi pasien, tenaga kesehatan, dan masyarakat dari risiko infeksi.

Tia menjelaskan bahwa keberhasilan PPI pada peningkatan kualitas layanan fasilitas kesehatan lingkungan puskesmas sangat bergantung pada manajemen kebersihan lingkungan yang baik, pengelolaan limbah medis sesuai standar, serta penyusunan SOP kesehatan lingkungan yang jelas dan terukur.

Melalui workshop ini, peserta diharapkan memperkuat pemahaman tentang prinsip dasar PPI, identifikasi risiko, standar kebersihan, manajemen limbah, serta penyusunan SOP yang sesuai Permenkes dan WHO.

Ia berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan prosedur kebersihan secara konsisten dan menjadikan workshop ini sebagai wadah untuk berbagi pembelajaran dan pengalaman penerapan PPI kesehatan lingkungan di puskesmas serta sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan fasilitas kesehatan yang aman, bersih, dan berkualitas. 

Baca juga: DP3AP2KB NTT dan UNICEF Gelar Bimtek Penguatan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak

Tatang Husaini, selaku program Manager dari YKMI dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya peningkatan penerapan SOP. Pihaknya meyakini peserta khususnya para Kepala Puskesmas telah memiliki SOP.

Namun sebagai para pemangku kepentingan yang terlibat dalam program peningkatan fasilitas WASH, Ia ingin memastikan bahwa kualitas penerapan SOP Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) dapat semakin diperkuat.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved