Kamis, 28 Mei 2026

Unwira

FEB Unwira Kupang Gelar Seminar Internasional

Tema kegiatan ini menyoroti pentingnya wirausaha sosial sebagai penggerak utama pembangunan berkelanjutan di era globalisasi. 

Tayang:
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/YUAN LULAN
SEMINAT INTERNASIONAL - Sesi foto bersama dalam kegiatan seminar internasional yang di gelar dalam Seminar internasional di Aula santo Paulus, Lantai 4 Gedung Rektorat Unwira Kupang. (28/10/2025) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-42, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang menggelar Seminar Internasional bertema “Social Entrepreneurship in the Global Era: From Local Impact to Global Change” pada Selasa (28/10/2025) di Aula Santo Paulus, Lantai 4 Gedung Rektorat Unwira Kupang.

Kegiatan ini berlangsung secara hybrid (luring dan daring) serta menghadirkan pembicara dari Indonesia, Makau, Malaysia, Filipina, dan Amerika Serikat, dengan dukungan dari ASEACCU (Association of Southeast and East Asian Catholic Colleges and Universities).

Seminar ini menjadi bagian penting dari perjalanan 42 tahun FEB Unwira yang terus berkomitmen menjadi lembaga pendidikan unggul, berkarakter, dan berdaya saing global yang berkontribusi bagi pembangunan ekonomi dan sosial, baik di Nusa Tenggara Timur maupun Indonesia secara keseluruhan.

Tema kegiatan ini menyoroti pentingnya wirausaha sosial sebagai penggerak utama pembangunan berkelanjutan di era globalisasi. 

Melalui inovasi yang berlandaskan pada nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan keberlanjutan, wirausaha sosial dinilai mampu menjawab berbagai tantangan global dengan solusi berbasis lokal.

Baca juga: Mahasiswa Prodi Tekpang FST UNWIRA Pasang Tong Sampah di Pantai Wisata Kelapa Satu Tenau

Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat jejaring kolaborasi internasional, berbagi praktik terbaik (best practices), dan mendorong mahasiswa untuk mengembangkan inisiatif sosial berkelanjutan yang berdampak luas secara global.

Seminar ini menghadirkan sembilan pembicara dari berbagai negara dan latar belakang akademik serta praktisi. Di antaranya:

Prof. Jenny Phillips, Dekan Fakultas Bisnis dan Hukum University of Saint Joseph, Makau

Assoc. Prof. Ryadi Adityavarman, Colorado State University, Amerika Serikat

Prof. I Putu Sugiartha Sanjaya, S.E., M.Si., Ak., CA, Guru Besar Ilmu Akuntansi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Prof. Shirley I. Mendoza, Ph.D., DBE, Filipina

Assoc. Prof. Ellisha Nasruddin, Ph.D, Universiti Sains Malaysia, serta beberapa praktisi wirausaha sosial dari Indonesia seperti Hanna Keraf dan Meilsi Anita Mansula.

Dalam pemaparannya, Prof. I Putu Sugiartha Sanjaya membawakan tema “The Role of Higher Education Institutions in Supporting Social Entrepreneurs in the Digital Era.”
Ia menekankan pentingnya peran kampus dalam mendorong mahasiswa menjadi wirausaha sosial yang berdampak.

“Entrepreneurship memang berorientasi pada profit ekonomi, tetapi social profit justru menjadi fondasi yang memperkuat profit itu sendiri. Mahasiswa perlu belajar dari kegiatan sosial terlebih dahulu,  learning by doing — untuk kemudian berkembang menjadi wirausahawan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Jenny Phillips dari University of Saint Joseph, Makau, membagikan riset dan praktik terbaik wirausaha sosial di negaranya dengan topik “Drivers of Social Enterprises in Macao and the Dominance of the Hybrid Model.”

Dalam presentasinya, ia menjelaskan evolusi wirausaha sosial sejak akhir 1990-an hingga kini, di mana model bisnis hibrida semakin dominan.

 “Wirausaha sosial memiliki misi sosial utama, bukan sekadar mengejar laba. Beberapa berbentuk nirlaba, seperti One World Health yang memproduksi obat untuk penyakit langka di negara miskin tanpa motif komersial. Namun ada juga yang bersifat profit, di mana keuntungan digunakan kembali untuk mendukung misi sosial mereka,” jelasnya.

Phillips juga menekankan bahwa wirausaha sosial merupakan perpaduan antara bisnis dan kegiatan amal  bisnis yang menghasilkan laba tetapi menginvestasikannya kembali untuk memecahkan masalah sosial dan lingkungan.

Dari seminar ini, FEB Unwira menargetkan sejumlah hasil, antara lain:

Terbitnya prosiding seminar internasional ber-ISBN

Rekomendasi kebijakan untuk pengembangan wirausaha sosial di tingkat lokal dan global

Penguatan jejaring riset dan kolaborasi internasional antara FEB Unwira dan mitra luar negeri

Dokumentasi kegiatan sebagai bagian dari perayaan Dies Natalis ke-42 FEB Unwira.

Melalui seminar ini, FEB Unwira menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan akademik dan kewirausahaan sosial yang berkontribusi dalam perubahan transformatif dari aksi lokal menuju dampak global. (uan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved