Perang AS vs Iran
Marco Rubio Umumkan Perang Amerika Serikat vs Iran Telah Berakhir
Meski serangan masih berlanjut, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio mengumumkan perang dengan Iran telah berakhir.
Anggota DPR AS dari California, Sara Jacobs, mengkritik klaim Rubio tersebut. “Anda bisa mengubah nama operasinya. Itu tidak mengubah fakta bahwa Selat masih ditutup, dan para anggota dinas saya, serta seluruh anggota dinas kita, masih berada dalam bahaya,” kata Jacobs.
Baca juga: Iran Balas Serangan AS, Hujani Pangkalan Kuwait Bahrain dengan Drone-Rudal
Dalam keterangannya kepada anggota parlemen, Marco Rubio juga membahas perkembangan negosiasi dengan Iran.
Ia mengatakan, stok uranium yang diperkaya tinggi milik Teheran menjadi salah satu isu utama dalam pembicaraan, sementara Iran belum menyetujui kesepakatan damai.
Washington menuntut Iran menyerahkan uranium yang hampir mencapai tingkat senjata, membatasi aktivitas nuklirnya, serta membuka kembali Selat Hormuz sebagai syarat tercapainya kesepakatan damai.
“Saya pikir sekarang, dalam beberapa dokumen yang telah dipertukarkan bolak-balik, hal itu sudah dibahas dengan jelas, tetapi kami... masih belum mendapatkan persetujuan akhir dari sistem mereka hingga pagi ini,” ujar Rubio kepada Komite Urusan Luar Negeri DPR AS.
Iran sebelumnya menyatakan membutuhkan pencairan aset senilai 12 miliar dollar AS (sekitar Rp 216 triliun) yang dibekukan sebelum terlibat dalam pembicaraan substantif mengenai program nuklirnya.
Teheran juga menolak pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut stok uranium Iran pada akhirnya akan dihancurkan. (*)
Sumber: Kompas.com
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Ilustrasi-perundingan-Iran-dan-Amerika-Serikat.jpg)