Senin, 27 April 2026

Kerja sama Indonesia dan Timor Leste

Sekretaris Negara Urusan Koperasi Timor Leste Kunjungi Kemenkop

Dalam pertemuan tersebut dibahas tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani pada Februari 2024.

Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO
AUDIENSI - Menteri Koperasi Ferry Juliantono (kanan) berbicara saat menerima audiensi Sekretaris Negara Urusan Koperasi Timor Leste Arsenio Pereira da Silva di kantornya di Jakarta, Jumat (5/12/2025). ANTARA/HO-Kemenkop 

 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Sekretaris Negara Urusan Koperasi Timor Leste Arsénio Pereira da Silva melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Koperasi pada Jumat (5/12/2025). Dalam kunjungan itu, Arsenio diterima langsung oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Ferry menyatakan kunjungan delegasi Timor Leste merupakan kehormatan besar bagi Indonesia dalam rangka memperkuat kerja sama bilateral terutama dalam upaya pengembangan koperasi di dua negara.

Dalam pertemuan tersebut dibahas tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani pada Februari 2024, serta penyamaan persepsi mengenai peran strategis koperasi dalam pembangunan ekonomi nasional.

Baca juga: Ekspedisi OceanX di Coral Triangle Timor Leste: dari Riset Biodiversitas hingga Migrasi Paus Biru

Ferry menekankan perlunya peninjauan dan penajaman isi MoU agar selaras dengan kebijakan terbaru di kedua negara.

Menurutnya, capaian yang tertunda dari MoU sebelumnya harus didata, termasuk kendala yang dihadapi, sehingga kolaborasi dapat diperkuat secara nyata.

"Ini kunjungan dan kehormatan bagi kami, semoga kita bisa melanjutkan lagi kerja sama yang sudah pernah ada MoU antara Kemenkop dengan kementerian terkait koperasi Timor Leste," ujar dia dalam keterangan pers kementerian.

Ia juga mengusulkan pembentukan joint technical working group sebagai wadah untuk memperkuat kerja sama teknis dan menyusun materi bersama yang akan dibawa ke forum internasional, termasuk ASEAN Cooperative Ministerial Meeting (ACMM) dan Dili Cooperative Expo 2026.

Ferry turut menyampaikan apresiasi atas diterimanya Timor Leste sebagai anggota penuh ASEAN pada 26 Oktober 2025.

Menurutnya, keanggotaan tersebut membuka peluang kerja sama yang lebih luas, termasuk dalam pengembangan koperasi.

Ferry lebih lanjut menjelaskan bahwa Kemenkop mendapat mandat besar dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan koperasi sebagai pilar pembangunan ekonomi melalui program 80 ribu koperasi desa/kelurahan merah putih.

Ia membuka peluang bagi Timor Leste untuk bersinergi dalam penguatan SDM koperasi melalui program tersebut.

Ferry optimistis kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Timor Leste akan memberikan manfaat besar bagi kedua negara khususnya dalam kemajuan koperasi.

"Kami terbuka bagi siapa pun untuk berkolaborasi membangun ekosistem bisnis koperasi yang lebih baik, termasuk dengan Timor Leste," ucap Ferry.

Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menambahkan bahwa komitmen Indonesia untuk membangkitkan koperasi harus digaungkan hingga ke tingkat internasional.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved