Opini

Opini: Integritas Harga Mati

Seseorang yang cerdas tetapi tanpa integritas bisa mempermainkan sistem atau aturan demi keuntungan pribadi atau kelompoknya. 

Editor: Dion DB Putra
DOKUMENTASI PRIBADI HERMAN MUSAKABE
Herman Musakabe 

Seorang pemimpin harus memiliki sifat utama kejujuran sebagai pilar integritas untuk dapat berhasil dalam menjalankan amanat kepemimpinannya. 

Sebelum menjalankan tugasnya pemimpin diambil sumpahnya menurut agama masing-masing. 

Bahwa ia akan setia pada Pancasila dan UUD 1945, serta tidak menerima sesuatu yang berkaitan dengan jabatannya. 

Bahkan sebelum menjalankan tugasnya pemimpin menanda tangani pakta integritas sebagai ikrar bahwa ia akan menjaga integritas dalam menjalankan tugasnya. 

Namun dalam kenyataannya apa yang diucapkan dan diikrarkan itu tidak selalu sejalan dengan perbuatannya karena sebagian pemimpin terlibat tindak pidana korupsi. 

Para pemimpin yang cerdas dan bersemangat pada akhirnya akan ditentukan kualitasnya oleh integritas yang dimiliki. Apakah ia kelak akan dikenang sebagai pahlawan atau krimilnal.  

Kedua,  bangsa Indonesia telah memperingati Hari Ulang Tahun kemerdekaannya yang ke -80 pada 17 Agustus 2025, usia yang tidak muda lagi. 

Harusnya pada usia itu Indonesia sudah makmur dan rakyatnya sejahtera karena memiliki sumber daya alam melimpah. 

Namun, kenyataannya masih jauh dari cita-cita kemerdekaan, terwujudnya masyarakat yang adil makmur dan sejahtera. 

Ketimpangan sosial ekonomi masih sangat besar, kemiskinan, lapangan kerja kurang, pengangguran, pendidikan mahal dan harga kebutuhan pokok melambung tinggi. 

Menurut catatan BPS Pendapatan Per kapita Indonesia tahun 2024 mencapai Rp. 78,62 juta atau sekitar 4.960,33 USD. 

Bila dibandingkan dengan negara ASEAN lain yaitu Singapura 93,960 USD, Brunei Darussalam 37,010 USD, Malaysia 14,420 USD, Thailand 7,750 USD, posisi Indonesia masih jauh di bawah. Indonesia hanya berada di atas Vietnam 4,700 USD dan Filipina 4,440 USD. 

Bahkan Vietnam dengan kebijakan pro-bisnis memiliki daya tarik investor asing dan kinerja ekonomi yang lebih baik bisa melesat PDB per Kapitanya dan kemungkinan akan melampaui Indonesia. 

Korea Selatan yang merdeka pada 15 Agustus 1945 dan pemerintahannya berdiri pada 15 Agustus 1948, PDB Per Kapitanya tahun 2024 sudah mencapai 36.113 USD atau 7,3 kali PDB Per Kapita Indonesia. Padahal sumber daya alam yang dimiliki Indonesia lebih besar. 

Salah satu faktor penyebab Indonesia belum makmur dan sejahtera  adalah masalah korupsi dan pudarnya integritas para pejabat penyelenggara negara dan elit politik. 

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved