NTT Terkini

Rapat Koordinasi Timpora dan Pembentukan Desa Binaan Imigrasi Digelar di Rote Ndao

Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pembentukan lima Desa Binaan Imigrasi di Kecamatan Rote Barat Daya.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Tingkat Kabupaten Rote Ndao, sekaligus melaksanakan pembentukan lima Desa Binaan Imigrasi dan operasi gabungan pengawasan orang asing pada Rabu, 24 Juli 2025. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di Hotel Anugerah, Nemberala, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao. 

POS-KUPANG.COM, BA'A - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Tingkat Kabupaten Rote Ndao, sekaligus melaksanakan pembentukan lima Desa Binaan Imigrasi dan operasi gabungan pengawasan orang asing pada Rabu, 24 Juli 2025. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di Hotel Anugerah, Nemberala, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, yang hadir mewakili Bupati Rote Ndao

Dalam sambutannya, ia mengapresiasi Kantor Imigrasi Kupang atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. 

"Kami sangat menyambut baik kegiatan yang diinisiasi oleh Kantor Imigrasi Kupang ini. Sebagai daerah perbatasan dan tujuan wisata, sinergitas antar-instansi dalam pengawasan orang asing sangat penting. Kami juga mendukung penuh pembentukan desa binaan imigrasi karena ini merupakan langkah nyata dalam memberikan edukasi keimigrasian kepada masyarakat, khususnya dalam mencegah TPPO dan TPPM," ujarnya.

Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah pembentukan lima Desa Binaan Imigrasi di Kecamatan Rote Barat Daya.

Kelima desa tersebut adalah Desa Batutua, Desa Oeseli, Desa Dolasi, Desa Landu, dan Desa Oebou. Pemilihan desa-desa ini didasarkan pada tingginya angka pekerja migran dari wilayah tersebut serta sebagai bagian dari strategi pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).

Pembentukan desa binaan ini disambut positif oleh para kepala desa yang wilayahnya terpilih. Kepala Desa Batutua menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan.

"Kami berterima kasih karena Desa Batutua terpilih menjadi salah satu desa binaan imigrasi. Ini sangat membantu kami dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya untuk mencegah pengiriman pekerja migran secara non-prosedural yang selama ini menjadi masalah utama di desa kami," ungkapnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan operasi gabungan pengawasan orang asing oleh Timpora Kabupaten Rote Ndao.

Baca juga: Rakor Timpora, Wabup Rote Ndao Minta Imigrasi Kupang Cegah Dini Aktivitas Ilegal 

Operasi ini menyasar beberapa penginapan dan vila di kawasan wisata Pantai Nemberala, seperti Seed Resort, Narrow Villa, Nihi Rote, serta beberapa vila lainnya. Hasil operasi menunjukkan bahwa tidak ditemukan pelanggaran keimigrasian oleh orang asing di lokasi yang disisir.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang, Nanang Mustofa, menegaskan komitmen jajarannya dalam memperkuat kolaborasi antarinstansi serta mendekatkan pelayanan dan pengawasan keimigrasian hingga ke tingkat desa.

"Kegiatan ini adalah bentuk nyata upaya kami untuk tidak hanya memperkuat pengawasan orang asing, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat melalui pendekatan langsung di desa-desa. Sinergi dalam Timpora dan kehadiran Desa Binaan Imigrasi adalah langkah konkret mencegah pelanggaran, terutama di wilayah perbatasan seperti Rote Ndao," tegasnya. (EM/Humas Kanim Kupang)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved