Manggarai Timur Terkini
Polres Matim Dapat 3.000 Lembar Blangko SKCK
Tahun 2025 ini Polres Manggarai Timur (Matim) mendapatkan 3.000 Lembar Blangko Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, BORONG – Tahun 2025 ini Polres Manggarai Timur (Matim) mendapatkan 3.000 Lembar Blangko Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
Kapolres Matim, AKBP Haryanto melalui Kasat Intelkam Polres Matim, IPTU Adrianus Gon Alastan, menjelaskan, kuota 3.000 lembar blangko SKCK itu sangat menunjang pelayanan SKCK bagi masyarakat di Matim.
Bahkan, blangko yang diberikan Polda NTT pada Tahun Anggaran 2024 lalu juga masih tersisa sekitar 1.000 lembar.
Baca juga: Warga Pertanyakan Pelayanan SKCK di Polres Sumba Timur
"Jadi dengan jumlah blangko yang diberikan ini tidak sangat menunjang terkait kebutuhan pelayanan SKCK bagi masyarakat di wilayah hukum Polres Manggarai Timur. Bahkan, blangko untuk tahun 2024 lalu masih sisa sekitar 1.000 lembar," jelas Adrianus Gon Alastan.
Adrianus Gon Alastan menjelaskan, kebutuhan pelayanan SKCK bagi masyarakat di Matim setiap hari mencapai 100 SKCK. Bahkan disaat ramai seperti penerimaan CPNS atau PPPK, maka kebutuhan masyarakat bisa mencapai 200 SKCK setiap hari.
"Kalau pun misalnya kurang, kita langsung koordinasi dengan bagian Intelkam Polda NTT dan langsung dijawab," ujar Adrianus Gon Alastan.
Baca juga: LIPSUS: Ratusan Siswa SMPN 5 Tolak MBG, Tiga Sekolah di SBD Keracunan
Lebih lanjut Adrianus Gon Alastan menerangkan, syarat untuk permohonan SKCK baru, yakni pemohon wajib melengkapi dokumen berupa fotokopi KTP, foto Kopi Kartu Keluarga, fotokopi Akta lahir/Ijazah.
Persyaratan lainnya, fotokopi bukti kepesertaan jaminan kesehatan, pas foto 4 x 6 cm latar merah dua lembar dan membayar PNBP sebesar Rp 30.000. (rob)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Manggarai Timur Terkini
Polres Matim
POS-KUPANG.COM
SKCK
Surat Keterangan Catatan Kepolisian
Adrianus Gon Alastan
Haryanto
Unit Buser Polres Manggarai Timur Tangkap Tentara Gadungan di Waerana |
![]() |
---|
Enam dari Sembilan Sampel Otak Anjing di Matim yang Diperiksa di Denpasar Positif Rabies |
![]() |
---|
6 Warga Manggarai Timur Meninggal Dunia Akibat Rabies, Dokter Tintin: Tidak Vaksin dan Anggap Biasa |
![]() |
---|
Viral Warga Satar Pundan Gotong Jenazah, Jalan Kaki 6 Km ke kampungnya Karena Jalan rusak |
![]() |
---|
Kondisi Perbatasan Manggarai Timur dan Ngada Pasca Kondusif Pasca Bentrok Warga |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.