Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Sabtu 28 Juni 2025, "Hati: Kebenaran Diri yang Nyata"
Oleh doa Bunda Maria yang tak bernoda, dan karya Roh Kudus untuk bertobat dan menyucikan diri, kita pun dilayakkan sebagai bait kemuliaan Allah.
Renungan Harian Katolik
Sabtu, 28 Juni 2025
Oleh: Pater Fransiskus Funan Banusu SVD
PW Hati Tak Bernoda Santa Perawan Maria
HATI: KEBENARAN DIRI YANG NYATA.
(Yes 61:9-11; Mzm 2Sam 2:1.4-5.6-7.8abcd; Luk 2:41-51)
"Dan ibu-Nya menyimpan semua perkara itu di dalam hatinya." (Luk 2:51b). Santa Perawan Maria adalah satu-satunya wanita yang unggul dalam segala hal di mata Tuhan Allah.
Ia, wanita beriman yang sungguh tangguh namun tetap hidup bersahaja. Sabda, perintah dan kehendak Allah menjadi pedoman utama hidupnya. Ia tak bernoda. Maka melalui hati Maria yang tak bernoda Allah memberikan rahmat kudus-Nya bagi kita.
Dalam hati Santa Perawan Maria, Allah menyediakan tempat istimewa bagi kediaman Roh Kudus. Oleh doa Bunda Maria yang tak bernoda, dan karya Roh Kudus untuk bertobat dan menyucikan diri, kita pun dilayakkan sebagai bait kemuliaan Allah.
Nabi Yesaya berkata, "Aku bersukacita di dalam Tuhan, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku menyelubungi aku dengan jubah kebenaran,..." (Yes 61:10). Kebenaran dan keselamatan Allah dapat tumbuh di dalam diri setiap umat yang berjuang bertobat lalu bersedia mengandalkan Tuhan dalam hidupnya.
Hidup hanya menurut sabda, perintah dan kehendak Allah. Risiko rahmat pasti dinikmati. Maka Pemazmur bermadah, "Tuhan berkuasa mematikan dan menghidupkan, Ia berkuasa menurunkan ke dalam maut dan mengangkat dari sana. Tuhan membuat miskin dan membuat kaya, Ia merendahkan dan meninggikan juga." (Mzm 2Sam 2:6-7).
Bunda Maria yang memiliki hati yang tak bernoda telah memberi kesaksian yang prima tentang hidup menurut jalan yang diperintahkan Tuhan.
Kebahagiaan, kegembiraan dan sukacita yang didambakan manusia, ada pada Tuhan yang menjadi asal dan sumbernya. Karena Allah menjadi sumber sukacita dan kegembiraan maka seperti Bunda Maria, kita yang komit untuk hidup ikut perintah Allah, pasti mengalaminya.
Hati kita yang menjadi pusat hidup sangat menentukan apakah ada ketulusan untuk hidup sesuai sabda dan kehendak Tuhan.
Hati Santa Perawan Maria yang tak bernoda, di dalamnya tersimpan rahasia besar Allah. Hanya hati murni dan otentik terdapat perkara Allah yang tak diberitahukan kepada siapa pun.
Hati adalah kebenaran yang nyata. Entah hati bersedih atau pun bersorak-sorai ia tampak nyata dan tak bisa dimanipulasi. Santa Perawan Maria yang memiliki hati yang tak bernoda mendoakan kita agar hati dan seluruh diri kita yang telah banyak tercemar virus dosa, melalui pertobatan disucikan oleh Allah yang Maha Rahim.
Selamat beraktivitas hari ini. Tuhan berkatimu semua. (RP. FF. Arso Kota, Sabtu /Pekan Biasa VII/C, 280625)
Renungan Harian Katolik Minggu 31 Agustus 2025: Lupa diri dan Hormat yang Sejati |
![]() |
---|
Renungan Harian Katolik Sabtu 30 Agustus 2025, "Baik dan Setia" |
![]() |
---|
Renungan Harian Katolik Sabtu 30 Agustus 2025, "Setia dengan Perkara Kecil" |
![]() |
---|
Renungan Harian Katolik Sabtu 30 Agustus 2025, "Optimis Dalam Hidup: Sukses Ada di Tanganmu" |
![]() |
---|
Renungan Harian Katolik Jumat 29 Agustus 2025, "Kenapa Dendam Tetap Tersimpan di Hati?" |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.