Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Jumat 27 Juni 2025, "Hati Yesus Sumber Hidup Ilahi"

Pertobatan adalah sumber sukacita kita. Kita bertobat agar menambah sukacita dan kegembiraan dalam Surga.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Pater Fransiskus Funan Banusu SVD 

Renungan Harian Katolik
Jumat, 27 Juni 2025
Oleh: Pater Fransiskus Funan Banusu SVD
Hari Hati Yesus Yang Maha Kudus
HATI YESUS SUMBER HIDUP ILAHI
(Yeh 34:11-16; Mzm 23:1-3a.3b-4.5.6; Rm 5:5b-11; Lum 15:3-7)

"Demikian  juga akan ada sukacita di Surga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih daripada karena 99 orang benar yang tidak membutuhkan pertobatan." (Luk 15:7). Kerahiman Allah tampak nyata dalam Hati Yesus yang Maha Kudus.

Hati Yesus adalah tempat api cinta ilahi bercahaya. Tempat perlindungan dan tempat kudus jiwa kita. Oleh hati Yesus yang amat kudus Putra Allah, tampak karya besar cinta kasih Allah bagi kita. Maka mari kita menimba anugerah yang mengalir dari sumber ilahi ini.

Kita butuh aliran rahmat Tuhan untuk terus bertobat dari dosa-dosa kita. Pertobatan ini penting untuk keselamatan kita. Pertobatan adalah sumber sukacita kita. Kita bertobat agar menambah sukacita dan kegembiraan dalam Surga.

Ketika kita bertobat tidak hanya pengampunan yang kita peroleh, pada saat yang sama ada perayaan keselamatan atas pertobatan yang terjadi. Melalui pertobatan kita tahu jalan pulang atau tahu jalan masuk ke dalam rumah Bapa. Pertobatan berarti juga jalan, Allah menemukan dan membawa pulang kita ke dalam rumah keselamatan.

Semua ini terjadi dalam diri Yesus Sang Juru Selamat kita yang memiliki hati amat kudus. Allah sungguh menampakkan cinta kasih-Nya yang besar kepada kita dalam penjelmaan Putra Tunggal-Nya. Putra Allah adalah warta sukacita dalam pertobatan dan pengampunan yang kita terima. Yesus adalah gemba agung jiwa kita. Yehezkial menegaskan bahwa Allah adalah gembala utama kita.

Ia menggembalakan kita domba-domba-Nya dan membiarkan kita berbaring dengan tenang. "Yang hilang akan Kucari, yang tersesat akan Kubawa pulang, yang luka akan Kubalut, yang sakit akan Kukuatkan, sedang yang gemuk dan kuat akan Kulindungi; Aku akan menggembalakan mereka sebagaimana mestinya." (Yeh 34:16).

Allah melalui sang nabi berjanji akan menyelamatkan kita dalam kondisi apa pun. Pemazmur pun bermadah, "Engkau menyediakan hidangan bagiku di hadalan lawanku, Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak, pialaku penuh berlimpah." (Mzm 23:5).

Semua nubuat nabi dan kidung pujian pemazmur  tentang gembala yang baik, terpenuhi dalam Diri Yesus Kristus Tuhan. Maka Santo Paulus menegaskan dalam pengajarannya bahwa Allah sungguh telah melimpahkan kasih-Nya kepada kita.

"Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa." (Rm 5:8). Allah tetap menyalakan api cinta kasih dalam hati kita, agar mampu mempersembahkan pepulih atas dosa, kesalahan kita dan sesama. Kita menghormati Hati Kudus Tuhan Yesus dengan setia bertobat dan menjaga hati kita agar tidak tercemar noda dosa. 

Selamat beraktivitas hari ini. Tuhan berkatimu semua. (RP. FF. Arso Kota, Jumat /Pekan Biasa XII/C, 270625)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved