Lembata Terkini
Bupati Lembata Tegaskan Siap Bantu Bank NTT di Lembata dari Sisi Kebijakan
Kanis ingin agar semua Kepala Daerah di NTT agar bertanggungjawab kepada Bank NTT yang ada di setiap daerah.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Sipri Seko
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Bupati Lembata, Kanis Tuaq yang juga pemegang saham di Bank NTT mengaku siap berkolaborasi dengan Bank NTT dari sisi kebijakan dalam berbagai hal.
Kanis ingin agar semua Kepala Daerah di NTT agar bertanggungjawab kepada Bank NTT yang ada di setiap daerah. Pembagian tugas antara Bank NTT dan Pemerintah masing-masing daerah bisa dilakukan.
Ia mengusulkan agar ada pertemuan regional tiap Kepala Daerah dengan Bank NTT setiap daerah. Dengan begitu, saat berlangsungnya rapat semua pemegang saham, ada penyempurnaan.
"Kalau Bank NTT sehat, tidak saja di Provinsi. Ini kan akumulasi Bank NTT tiap daerah. Misalnya kita bagi tugas, Bupati tugasnya apa, Bank NTT tugasnya apa. Sehingga pas RUPS kita poles saja," katanya, Jumat (16/5/2025) di Kupang.
Kanis mengatakan, perlu ada persiapan dan pertemuan rutin bersama Bank NTT dari daerah agar para pemegang saham sewaktu mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sudah mengetahui berbagai kendala dan rencana Bank NTT.
"Saya sudah bicara dengan Pinca (Pimpinan cabang). Kalau kita poles dari bawah di cabang ini. Tiap tiga bulan kita duduk. Kira-kira masalah macet ini apa, pemerintah intervensi atau kebijakan apa, supaya Bank NTT tetap baik. Jadi kebijakan bisa ada, intervensi ada," katanya.
Misalnya, kata dia, ada pinjaman dari nasabah maka pemerintah bisa ikut membantu agar pemberdayaan bisa berjalan di lapangan. Dengan begitu, potensi kredit macet bisa dihindari.
Kanis berharap kepengurusan pada struktur baru Bank NTT bisa membawa perubahan. Dia juga menyebut, RUPSLB Bank NTT yang berlangsung, 14-15 Mei 2025 di Kantor Gubernur NTT memang berlangsung alot.
"Alot itu bagian dari dinamika. Kita ini Bupati yang baru semua yang datang," katanya.
Dia optimis Bank NTT akan lebih baik. Ia mengaku kondisi Bank NTT saat ini memang kurang sehat. Para pemegang saham sepakat mendorong Bank NTT ada perubahan lebih bagus. Kanis mengaku saat ini, Lembata mencatat ada Rp 53 miliar saham di Bank NTT. Rencananya tahun ini akan ada penambahan saham sebesar Rp 1 miliar lebih.
Pimpinan Bank NTT Cabang Lewoleba (Lembata), Egbert E. D Balukh menyambut baik usulan Bupati Lembata agar ada pertemuan rutin bersama Bank NTT.
"Setiap bulan kita evaluasi progress digitalisasi di Lembata khususnya ETPD dan kedua terakhir pemberdayaan ekonomi, khususnya UMKM untuk mendukung juga program Pak Gubernur Satu Desa Satu Produk," katanya.
Dia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Lembata yang terus dilakukan, bahkan ada penambahan saham. Termasuk juga transaksi Dana Desa yang mulai dilakukan melalui Bank NTT.
"Itu bukti kecintaan beliau terhadap Bank milik Pemerintah Daerah. Karena ini satu-satunya Bank yang memiliki kontribusi untuk pendapatan asli daerah," katanya.
Monce Tewas Diterkam Buaya Saat Mencari Ikan di Teluk Balauring Lembata |
![]() |
---|
Lakpesdam-Fatayat PCNU Lembata Gelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah, Ini Tujuannya |
![]() |
---|
Luar Biasa, Pemda Lembata Sepakati Nota Kesepahaman Program Inklusi Lakpesdam NU |
![]() |
---|
Lima Tersangka Penganiayaan di Lembata, Ada Ketua BPD dan Guru |
![]() |
---|
LPA NTT : Tangkap dan Proses Hukum Pelaku yang Menyiksa dan Telanjangi Anak di Lembata |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.