Uskup Petrus Turang Wafat
LIPSUS: Selamat Jalan Mgr. Petrus Turang Hari Ini Tujuh Uskup Hadiri Pemakaman
Sebanyak tujuh uskup dari berbagai keuskupan di Indonesia menghadiri upacara pemakaman Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr
Vikaris Jendral (Vikjen) Keuskupan Ruteng, Pater Sebas Hobahana SVD, mengenang sosok Uskup Emeritus Alm Mgr Petrus Turang yang setia melayani umat sebagai uskup selama 27 tahun.
“Beliau (Uskup Emeritus Mgr Petrus Turang) setia melayani umat sebagai uskup selama 27 tahun," ujarnya.
Pater Sebas juga mengatakan, Uskup Emeritus Mgr Petrus Turang mempunyai passion yang luar biasa pada pengembangan sosial ekonomi. "Beliau punya passion yang luar biasa pada pengembangan sosial ekonomi,"ujarnya.
Sementara salah satu karyawan yang bekerja di rumah Keuskupan, Lodofikus Haumetan mengatakan, semasa hidupnya almarhum Mgr. Petrus Turang sangat suka bertanam dan memelihara binatang.
Baca juga: Moris, Anjing Kesayangan Uskup Emeritus Mgr. Petrus Turang yang Setia
“Bapak Uskup sering bawa anakan tanaman kalau pulang bepergian dari Jawa atau dari manapun. Beliau pernah membawa anakan durian, manggis, rambutan, lengkeng hingga mangga,” kata Lodofikus.
Pria yang sudah bekerja selama 20-an tahun di rumah keuskupan ini mengatakan anakan pohon yang mereka tanam ada yang berhasil namun ada pula yang gagal karena tidak cocok dengan struktur tanah dan cuaca di sini.
“Bapak Uskup orangnya selalu membangun komunikasi dengan kami. Beliau disiplin dan tegas,” tambah Lodofikus, Senin (7/4).
Ia menungkapkan, selain sering bertanam, Mgr Petrus Turang juga memiliki hobi memelihara hewan yakni anjing. “Di sini hampir ada 12 ekor anjing, mereka tidak gigit paling hanya mengongong saja. Yang paling akrab dengan Bapak Uskup itu Moris,” tambahnya.
Magdalena Daronya, petugas masak yang selalu menyiapkan makanan untuk Mgr Petrus Turang mengatakan, salah satu makanan favoritnya adalah makanan pedas, termasuk kelelawar yang dimasak dengan bumbu khas Manado.
"Bapak Uskup selalu makan dengan jadwal yang sangat teratur. Pagi hari, beliau makan tepat pukul tujuh pagi. Makan siang jam satu dan makan malam jam tujuh malam," ungkap Magdalena.
Selain itu, Mgr Petrus juga memiliki kebiasaan khusus dalam menikmati kopi pahit dua kali sehari. Kopi yang beliau nikmati selalu disiapkan dengan cara mendidihkan air terlebih dahulu dan memasak bubuk kopinya.
“Bukan kopi yang diseduh langsung di gelas,” ujar Magdalena.
Tidak hanya itu, Magdalena juga mengatakan Mgr Petrus juga dikenal memiliki kebiasaan makan bersama hewan peliharaannya yang bernama Moris. "Bapak Uskup selalu berpesan kepada kami untuk bekerja baik dan jujur," kata Magdalena
Baca juga: Misa Pemakaman Mgr Petrus Turang, Ribuan Umat Penuhi Gereja Katedral Kupang
Meskipun dikenal tegas lanjut Magdalena, Mgr Petrus dikenal baik hati. Setiap kali datang dari luar kota, beliau selalu membawa makanan untuk dimakan bersama tanpa membedakan siapa yang ada di sekitarnya.
"Apa yang beliau makan, itulah yang kami makan bersama," ujarnya.
Salah satu kenangan yang tak terlupakan bagi Magdalena adalah ketika pertama kali diajak makan bersama beliau.
| Ratusan Umat Menghadiri Misa 40 Hari Mengenang Mgr. Petrus Turang |
|
|---|
| Uskup Larantuka Mengenang Mgr Petrus Turang Pr Sebagai Sosok yang Peduli Pemberdayaan Umat |
|
|---|
| Mgr. Hironimus Pakaenoni Sebut Semasa Hidup Mrg. Petrus Turang Telah Menunjukkan Iman yang Kokoh |
|
|---|
| LIPSUS: Gubernur Melki Menangis, Ribuan Umat Hadiri Pemakaman Uskup Petrus Turang |
|
|---|
| Mgr Antonius Subianto Bunjamin: Kita Kehilangan Orang yang Jasa dan Cintanya Luar Biasa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Mendiang-Uskup-Emeritus-Mgr-Petrus-Turang-Pr.jpg)