Kabupaten Kupang Terkini
PPPK Tenaga Kesehatan di Kabupaten Kupang Belum Terima Gaji
Dari informasi yang mereka dapat, masih ada 50 orang yang belum memasukan model C dan SK sehingga gaji belum bisa diproses.
Penulis: Yohanes Alryanto Tapehen | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS KUPANG.COM- Ryan Tapehen
POS KUPANG.COM, OELAMASI - Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan Kabupaten Kupang sampai saat ini belum menerima gaji mereka sejak Januari lalu.
Salah satu tenaga Kesehatan di Kabupaten Kupang yang tak mau namanya disebut mengungkapkan gaji mereka terkendala karena pegawai yang lain belum melengkapi persyaratan.
"Gaji PPPK yang di Puskesmas sampai saat ini belum ada sedangkan tenaga PPPK yang lain sudah masuk Minggu lalu," ungkapnya, Rabu (19/2/2025).
Dia bandingkan dengan Tenaga PPPK Guru sudah menerima gaji pada Senin Sore lalu dan saat ini mereka terus menanti kapan hak mereka dibayarkan.
Baca juga: BREAKING NEWS: Warga Amfoang Kabupaten Kupang yang Minum Herbisida Akhirnya Meninggal Dunia
Kata dia kebutuhan saat ini sangat mendesak terutama untuk memperlancar tugas mereka seperti mengisi BBM untuk kendaraan, pulsa, bahkan kebutuhan rumah tangga yang selalu harus terpenuhi setiap waktu.
"Teman-teman kami di Amfoang juga mengeluh karena gaji belum masuk sedangkan mereka mau turun lapangan BBM tidak ada, sudah dari Januari belum masuk dan ini sudah mau akhir Februari," ungkapnya.
Dari informasi yang mereka dapat, masih ada 50 orang yang belum memasukan model C dan SK sehingga gaji belum bisa diproses.
Sementara Kepala BPKAD Kabupaten Kupang, Okto Tahik sebagai bendahara umum daerah mengatakan mereka siap memproses gaji pegawai bilanada surat perintah membayar dari OPD bersangkutan.
"Ini semua tergantung OPD, sampai sekarang belum ada SPM yang diserahkan untuk kami cairkan gaji," tegas Okto Tahik.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, Yoel Laitabun juga mengaku gaji Tenaga PPPK Kesehatan memang belum dibayar.
"Kami belum ajukan permintaan gaji, karena berkas atau dokumen belum lengkap dari 221 orang masih terdapat 50 orang yang berkasnya belum lengkap," jelas Kadis Laitabun.(ary)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kadis-Kesehatan-Kupang-soal-rabies.jpg)