Gunung Lewotobi Erupsi
Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur Dilaporkan Meningkat,Erupsi Masih Sering Terjadi
Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur dilaporkan meningkat, erupsi masih sering terjadi
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paul Kabelen
POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur meningkat.
Berdasarkan siaran pers Badan Geologi, Hasil evaluasi selama 3-12 Februari 2025, Gunung berstatus Level IV (Awas) itu masih mengalami erupsi dan kegempaan fluktuatif.
Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Herman Yosef, dalam laporannya menyebutkan erupsi masih seering terjadi.
Pada Senin, 17 Februari 2025 pagi, Gunung Lewotobi Laki-laki erupsi setinggi 900 meter di atas puncak kawah.
Baca juga: Kronologi Siswa di Flotim Diteror Pria Bertopeng Saat Lintasi Jalan Sunyi di Kaki Gunung Lewotobi
"Kolom abu (erupsi) teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut," katanya.
Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius bahaya. Saat ini radius aman diperluas hingga lebih dari 7 kilometer dari pusat erupsi Lewotobi Laki-laki.
"Tetap tenang dan mengikuti arahan Pemda. Selalu mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung apa bila terjadi hujan intensitas tinggi," katanya.
Hingga saat ini, enam desa yang letaknya kurang dari enam kilometer dari pusat erupsi sudah dikosongkan sejak 4 November 2024 atau saat terjadi letusan dahsyat.
Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-kaki di Flores Timur Level Awas, Pelayanan Puskesmas Boru Dipindahkan
Diantaranya Desa Dulipali, Klatanlo, Hokeng Jaya, Nobo, dan Dusun Podor di Desa Boru. Listrik PLN sudah diputuskan. Kampung itu gelap gulita bahkan terkesan seram. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.