Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Selasa 28 Januari 2025, Menjadi Saudara-saudari Yesus
Di sini seakan ada kontras antara keluarga biologis Yesus yang berdiri di luar dan keluarga eskatologis yang duduk di sekeliling-Nya.
Oleh : Pastor John Lewar SVD
POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik Selasa 28 Januari 2025, Menjadi Saudara-saudari Yesus
Biara Soverdi St. Yosef Freinademetz, STM Nenuk Atambua Timor
Peringatan Wajib St. Tomas Aquino
Lectio: Ibrani10: 1-10 ; Mazmur 40:2,4ab,7-8a,10,11;
Injil : Markus 3:31-35
Meditatio:
Siapa yang tidak bersukacita menjadi saudara-saudari Yesus? Anda pasti bersukacita. Saya juga.
Orang beriman pasti bersukacita. Tapi, bagaimana caranya supaya kita menjadi saudara-saudari Yesus?
Tuhan Yesus dalam Injil Markus 3:31-35 hari ini memberikan jawaban pasti.
Caranya adalah melakukan kehendak Allah! “Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku” (Mrk 3: 35).
Persaudaraan dengan Yesus tidak lagi dijalin berdasarkan hubungan darah tetapi berdasarkan relasi iman
yang percaya dan melaksanakan kehendak Allah.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Senin 27 Januari 2025, “Ia kerasukan Beelzebul”
Yesus dengan ini memperluas ikatan keluarga-Nya, bukan berdasarkan darah, melainkan berdasarkan kriteria “melakukan kehendak Allah.”
Di sini seakan ada kontras antara keluarga biologis Yesus yang berdiri di luar dan keluarga eskatologis yang duduk di sekeliling-Nya.
Bunda Maria menjadi bunda Yesus bukan lagi karena didasarkan pada hubungan darah semata tetapi karena Maria bersedia menjawab "ya" kepada panggilan dan kehendak Allah.
Karena itu bila anda mau menjadi saudara Yesus lakukan seperti yang dilakukan Bunda Maria: setia melaksanakan kehendak Allah dalam hidup sehari-hari.
Penegasan Yesus tersebut patut kita sambut dengan rasa syukur, sebab dengan demikian kita dimungkinkan menjadi ibu dan saudara-saudari Yesus, asalkan melakukan kehendak Tuhan.
Barangkali di sini yang perlu direfleksikan adalah sejauh mana kita telah duduk mendengarkan pengajaran Yesus, atau kita justru memilih berdiri di luar, sejauh mana pula kita telah melakukan kehendak Allah yang diwartakan oleh Yesus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/John-Lewar-SVD.jpg)