Berita Manggarai Barat
Tiket Pesawat di NTT Mahal, Melki Laka Lena akan Temui Bos Lion Grup
Untuk diketahui harga tiket pesawat antarkabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur jauh lebih mahal dibandingkan antarprovinsi.
Penulis: Engelbertus Aprianus | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu
POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena mengatakan, akan menemui pimpinan Lion Grup, Rusdi Kirana, untuk membahas harga tiket pesawat di wilayah NTT yang masih mahal.
Untuk diketahui harga tiket pesawat antarkabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur jauh lebih mahal dibandingkan antarprovinsi.
Persoalan ini sering dikeluhkan masyarakat.
"Kami harus ketemu dengan stakeholder terkait dalam hal ini industri penerbangan yang memang harga tiketnya masih tinggi. Seperti dari grup lion air, kami akan berbincang dengan Rusdi Kirana untuk ada semacam dispensasi agar harga (tiket) di NTT ada penyesuaian," kata Melki di Labuan Bajo, Senin 2 Desember 2024.
Peraih suara terbanyak di Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT versi hitung cepat (quick count) itu mengaku menerima banyak keluhan masyarakat soal mahalnya harga tiket pesawat, saat masa kampanye.
Dengan turunnya harga tiket diharapkan membantu pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat yang bergantung dari pergerakan manusia dan barang.
"Ini memang isu yang kami serap selama masa kampanye dan kami akan segera komunikasikan dengan para pihak terkait untuk membahas hal tersebut," tandasnya.
Baca juga: Oktober, Harga Tiket Pesawat Domestik Akan Turun Hingga 10 Persen, Kata Menparekraf Sandiaga Uno
Persoalan harga tiket pesawat di NTT yang mahal bukan baru terjadi, beberapa bulan belakangan menjadi isu yang disorot pemerintah maupun legislatif. Namun hingga hari ini harga tiket tak kunjung turun. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.