Berita Sumba Timur

Masuk Nominator Daerah Terinovatif IGA 2024, Sumba Timur Ajukan Dua Inovasi Unggulan SPL

Dua inovasi tersebut mewakili 45  Inovasi yang telah dilaporkan dan sudah dipresentasikan oleh Pjs. Bupati Sumba Timur, Ruth Laiskodat

Penulis: Mutiara Christin Melany | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Pjs. Bupati Sumba Timur, Ruth Diana Laiskodat saat memaparkan 2 Inovasi terkini Pemkab Sumba Timur dalam program Disket BSKDN Kementerian Dalam Negeri 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Kabupaten Sumba Timur kembali masuk sebagai nominator Daerah Terinovatif pada Innovative Government Award (IGA) Tahun 2024.

Dua inovasi unggulan yang diperlombakan antara lain Inovasi PASTI  atau Pasukan Tinja kategori Inovasi Digital yang masuk dalam Urusan Pelayanan Dasar serta  Inovasi Sekolah Pertanian Lapangan (SPL) Rumah Kita  untuk kategori Inovasi Non Digital).

Dua inovasi tersebut mewakili 45  Inovasi yang telah dilaporkan dan sudah dipresentasikan oleh Pjs. Bupati Sumba Timur, Ruth Laiskodat pada 28 Oktober 2024 lalu.

Pjs. Bupati Sumba Timur Ruth Laiskodat menjelaskan Sekolah Pertanian Lapangan Rumah Kita di Kecamatan Lewa adalah inovasi untuk mengajak siswa, mahasiswa dan petani milenial untuk bertani secara modern. Optimalkan teknologi kekinian baik melalui cara tanam, perawatan hingga pemasarannya.  

Diakuinya pada awal dikembangkan tujuh komoditi holtikultura, namun kini berkembang hingga 17 komoditi.

"Paling penting inovasi Sekolah Pertanian Lapangan Rumah Kita ini, pemerintah menyiapkan lahan, bibit, air, kemudian siswa, mahasiswa maupun petani milenial melakukan pengolahan dengan bimbingan dari pemerintah dan petani modern yang sudah berhasil. Tetapi hasilnya nanti diberikan pada siswa, petani milenial, dan mahasiswa. Hasilnya kini setahun mencapai Rp1,3 miliar,” paparnya.

Ruth menambahkan Inovasi Sekolah Pertanian Lapangan Rumah Kita itu, juga merespon program Pemerintah dalam hal ini Presiden dan Wakil Presiden terpilih dalam hal memberikan makanan bergizi bagi anak dan generasi muda dengan mengedepankan produk lokal.

Inovasi lainnya yang juga diajukan yakni PASTI (Pasukan Tinja) yang digagas sertabdilaksanakan oleh Dinas PUPR. Program ini juga memberikan dampak bagi kesadaran pentignya sanitasi lingkungan juga berimbas pada adanya PAD. Dimana sejak program ini dijalankan telah ada PAD yang masuk lebih dari Rp39 juta.

Program inovasi PASTI sendiri, juga berbasis Website atau digital. Hal itu dilakukan untuk kemudahan, dimana masyakat bisa mengajukan permohonan penyedotan tinja melalui android dengan waktu tunggu yang singkat.

Terpisah, Plt. Kepala Bappelitbangda Kabupaten Sumba Timur, Sari Palekahelu yang dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Minggu 3 November 2024, menjelaskan tahapan presentasi kepala daerah menjadi salah satu tahapan dari empat tahapan penyelenggaraan IGA , yakni tahapan penjaringan (pelaporan inovasi), presentasi kepala daerah, validasi lapangan dan pemberian penghargaan.

Pada tahapan penjaringan, Kabupaten Sumba Timur telah melaporkan 45 Inovasi yg telah dilaksanakan oleh 23 OPD pada tahun 2022 dan 2023.

Baca juga: Antisipasti Sajam dan Senpi, Polres Sumba Timur Terjunkan 150 Personel Amankan Debat Publik Pikada

"Artinya, Inovasi yang terus dilakukan oleh Pemkab Sumba Timur terus mengalami peningkatan sebab sejak tahun 2021 tercatat 12 Inovasi, tahun 2022  ada 17 Inovasi dan tahun 2023 berjumlah 28 Inovasi.

Pada tahapan Presentasi Kepala Daerah, sejumlah 55 Daerah  terdiri dari 10 Propinsi, 22 Kabupaten, 11 Kota, 4 Daerah Perbatasan, 4 Daerah tertinggal dan 4 daerah Wilayah Papua,  akan di undang ke Jakarta untuk mempresentasikan 2 inovasi unggulan.

Adapun pemilihan 2 inovasi di dasarkan pada Tingkat Kematangan Inovasi (kualitas) dan besaran dampak atay Hasil dari pelaksanaan Inovasi tersebut.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved