Berita NTT

Peringati Hari Listrik Nasional ke-79, PLN NTT Berhasil Tingkatkan Rasio Elektrifikasi 96,07 Persen

Acara Peringatan Hari Listrik Nasional  yang digelar PLN NTT itu berlangsung di Halaman Hypermart (Bundaran PU) Kota Kupang, Minggu 27 Oktober 2024.

POS-KUPANG.COM/HO
PLN NTT melauncing Layanan Andal Stroom (PAS) Mobile dalam momentum Hari Listrik Nasional 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional ke-79 tahun, PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT  berhasil meningkatkan angka rasio elektrifikasi hingga 96,07 persen.

Acara Peringatan Hari Listrik Nasional  yang digelar PLN NTT itu berlangsung di Halaman Hypermart (Bundaran PU) Kota Kupang, Minggu 27 Oktober 2024.

General Manager PLN NTT  F Eko Sulistyono pada puncak peringatan HUT PLN mengatakan, peningkatan rasio elektrifikasi merupakan bentuk komitmen PLN dalam memberikan layanan kelistrikan bagi masyarakat di NTT.

"Terhitung angka rasio elektrifikasi  pada tahun 2017 sebesar 59,85 persen. meningkat hingga di bulan September 2024.

“Ini artinya bahwa dalam jangka waktu 7 tahun bisa meningkat 36 persen, sehingga tinggal sisa sekitar 4 persen lagi yang perlu ditingkatkan dalam waktu dekat. Jadi mari kita bersama sehingga NTT bisa 100
persen,” ucap Eko.

Menurut Eko, peningkatan rasio elektrifikasi tersebut merupakan bukti nyata peningkatan ekonomi yang ada di NTT.

Dia menyebut, PLN NTT juga siap mendukung terwujudnya NTT yang berdaya saing dan berkelanjutan dalam bidang kelistrikan.

“Listrik sebagai sumber daya yang tidak hanya menerangi rumah-rumah tetapi menghidupkan harapan dan impian masyarakat,” ujarnya.

Dia menambahkan, melalui tema Hari Listrik Nasional “Energi Baru Untuk Indonesia maju”, PLN  Unit Induk Wilayah (UIW) NTT juga berkomitmen dalam inovasi energy baru terbarukan yang bersih untuk perlindungan lingkungan dan lapangan kerja.

Sementara itu, mewakili Penjabat Gubernur NTT, Asisten II Setda NTT, Stefanus F. Halla mengatakan, kondisi geografis NTT yang berkepulauan menjadi tantangan utama dalam perluasan kelistrikan terutama di pedesaan, sehingga pemerintah meminta kerja kolaborasi dalam menjalakan bantuan listrik di NTT.

“Wilayah kepulauan, daerah perbukitan serta pola penduduk yang menyebar tidak terpusat, sehingga hal ini menyulitkan biaya untuk perluasan hingga ke pedesaan," kata Stefanus.

Baca juga: UP2B PLN NTT Dukung Kelistrikan Aman Selama Masa Lebaran

Untuk mengatasi persoalan yang ada, kata Stefanus, maka dibutuhkan koordinasi dan kerja kolaborasi baik pemerintah daerah maupun pusat dan seluruh stakeholder.

Untuk diketahui, dalam momentum Hari Kelistrikan ini, PLN juga telah melauncing Layanan Andal Stroom (PAS) Mobile yang dapat memberikan kemudahan layanan kelistrikan bagi masyarakat. (cr20)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved