Jelang Pelantikan Presiden dan Wapres

Ujang Komarudin Prabowo Punya Kabinet Gemuk, Menteri Harus Loyal

Pengamat Politik, Ujang Komarudin angkat bicara melihat kabinet Prabowo-Gibran yang demikian gemuk. Ia menyebutkan gemuknya kabinet sudah sejak awal.

Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
HARUS LOYAL – Pengamat politik, Ujang Komarudin berharap para Menteri punya integritas dan loyal selama mengemban tugas sebagai pembantu Prabowo-Gibran untuk Indonesia yang maju dan Sejahtera. 

POS-KUPANG.COM – Pengamat Politik, Ujang Komarudin angkat bicara melihat kabinet Prabowo-Gibran yang demikian gemuk. Ia menyebutkan bahwa gemuknya kabinet kali ini sesungguhnya telah terbaca sejak awal.

Misalnya, koalisi partainya sudah gemuk. Apalagi dilakukan juga revisi terhadap UU Kementerian Negara. Jadi cabinet gemuk ini merupakan ikutan dari proses yang memang sudah gemuk sejak awal.

Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia itu menyebutkan bahwa apa yang terjadi saat ini merupakan konsekuensi dari politik akomodasi yang dilakukan Presiden Terpilih 2024-2029 itu.

Untuk diketahui, ada 108 orang yang dipanggil Prabowo Subianto ke rumah pribadinya di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran, Jakarta, Senin 14 Oktober 2024 dan Selasa 15 Oktober 2024.

Dikatakannya, bagi-bagi kekuasaan di kabinet Prabowo-Gibran ini memang  tak jadi masalah, asalkan orang yang dipilih bekerja dengan baik.

"Yang penting dalam konteks kabinet gemuk itu Pak Prabowo mencari sosok-sosok yang bagus, yang punya integeritas. Karena ini kan selaras dengan keinginan kabinet jangan korupsi, harus berintegritas orangnya," kata Ujang.

Selain berintegeritas, Ujang mendorong sosok calon menteri di kabinet Prabowo punya kapasitas atau kapabilitas.

"Kemampuan atau keahlian ini selaras juga dengan keinginan Pak Prabowo membentuk zaken kabinet," ujarnya.

"Ketiga harus loyal kepada presiden, jangan loyalitas ke partainya. Kalau sudah jadi menteri harus dihibahkan dari partai ke pemerintahan atau presiden," tambahnya.

Keempat calon menteri Prabowo juga harus memiliki jiwa leadership.

"Mampu membawa lokomotif perubahan di kementerian itu, misalnya dari korup jadi tidak, dari yang biasa-biasa jadi bagus. Kelima, harus punya jalur komunikasi yang bagus ke publik, ke masyarakat ke elite," kata Ujang.

Ujang mengatakan, lima hal itu penting untuk dicatat dan menjadi perhatian Prabowo dalam memilih sosok di kabinet yang gemuk.

Daftar nama calon menteri yang dipanggil Prabowo Subianto:

1. Prasetyo Hadi

2. Sugiono

3. Widiyanti Putri Wardhana

4. Natalius Pigai

5. Yandri Susanto

6. Fadli Zon

7. Nusron Wahid

8. Saifullah Yusuf

9. Maruarar Sirait

10. Abdul Kadir Karding

11. Wihaji

12. Teuku Riefky Harsya

13. Agus Harimurti Yudhoyono

14. Arifatul Choiri Fauzi

15. Tito Karnavian

16. Zulkifli Hasan

17. Satryo Soemantri Brodjonegoro

18.Yassierli

19. Yusril Ihza Mahendra

20. Bahlil Lahadalia

21. Abdul Mu'ti

22. Muhaimin Iskandar

23. Agus Andrianto

24. Raja Juli Antoni

25. Agus Gumiwang

26. Pratikno

27. Ribka Haluk

28. Iftitah Sulaeman

29. ⁠Maman Abdurrahman

30. ⁠Rachmat Pambudy

31. Budi Santoso

32. Sakti Wahyu Trenggono

33. Raden Dodi Priyono

34. Hanif Faisol Nurofiq

35. Sultan Bachtiar Najamudin

36. Nazarudin Umar

37. Andi Amran Sulaiman

38. Erick Thohir

39. Dito Ariotedjo

40. Budi Gunadi Sadikin

41. Airlangga Hartarto

42. Sri Mulyani

43. Veronica Tan

44. Dudy Purwagandhi

45. Supratman Andi Agtas

46. Donny Ermawan Taufanto

47. Rosan Roeslani

48. M. Herindra

49. ⁠Meutya Hafid

Baca juga: Pramono Anung Temui Prabowo Subianto, Jubir PDIP: Kemungkinan Bawa Pesan Bu Mega

Baca juga: Sufmi Dasco Ahmad: Benar, yang Dipanggil Presiden Terpilih RI, Calon Kuat Menteri

Berikut Daftar 59 Calon Wakil Menteri dan Calon Kepala Badan Negara yang dipanggil hari ini.

1. Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta

2. Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi

3. Politikus PAN, Bima Arya Sugiarto

4. Politikus Golkar, Christina Aryani

5. Urusan Tetap Indoensia untuk PBB, Arrmanatha Christiawan Nasir

6. Eks Politikus PDIP, Budiman Sudjatmiko

7. Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo

8. Relawan Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer

9. Waketum Partai Gelora, Fahri Hamzah

10. Wamen Kominfo, Angga Raka Prabowo

11. Direktur Utama Aviasi Pariwisata Indonesia, Dony Oskaria

12. Wamen Investasi, Yuliot Tanjung

13. Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmadi Tawalla

14. Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti

15. Anggota Dewan Pembina PSI, Isyana Bagoes Oka

16. Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran/CEO Bomba Group, Todotua Pasaribu

17. Anggota Dewan Pembina PSI, Giring Ganesha

18. Wamen Kominfo, Nezar Patria:

19. Timses Prabowo-Gibran cum Staf Khusus (Stafsus) Presiden Jokowi, Juri Ardiantoro

20. Politikus Gerindra, Muhammad Syafi'

21. Wakil Ketua Tim Pembela Prabowo-Gibran di MK, Otto Hasibuan

22. Waketum Gerindra, Ferry Juliantono

23. Ketum Partai Prima, Agus Jabo Priyono

24. Dirjen Imigrasi Kemenkumham, Silmy Karim

25. Legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat

26. Eks Stafsus Presiden Jokowi, Aminuddin Ma'ruf

27. Menkominfo, Budi Arie Setiadi

28. Akademisi, Guru Besar Ching Hua University, Stella Christi

29. Sekretaris Pribadi Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, Ossy Dermawan

30. Komisaris PT  Len Persero, Helfi Yuni Moraza

31. Mantan Kalemdiklat Polri Komjen (Purn) Purwadi Arianto

32. Wamenaker, Afriansyah Noor

⁠33. Guru Besar Hukum Internasional, Atip Latipulhayat

⁠34. Jubir Menahan Prabowo, Dahnil Azhar Simanjutak: Jubir

35. Wakil Ketua Umum PKB, Faisol Riza

36. Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria

37. Asisten Khusus Menhan RI, Laksamana Madya TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf,

38. Mantan Wakil Menkopolhukam, Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy 

39. Eks KASD, Dudung Abdurachman

40. Staf Ahli Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Mugiyanto

41. Eks Sekjen Golkar cum Wakil Ketua DPR RI, Lodewijk Freidrich Paulus

42. Artis Raffi Ahmad

43. Pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah 

44. Ketua Umum Partai Garuda, Ahmad Rida Sabana: 

45. Plt Ketum PPP, Muhamad Mardiono

46. Eks Kabaintelkam Polri, Suntana

47. Haikal Hassan atau Babe Haikal

48. Wamen Keuangan, Thomas Djiwandono

49. Wamen Keuangan, Suahaisil Nazara

50. Musisi Yovie Widianto

51. Politikus Golkar, Dyah Roro Esti Widya Putri

52.ekonom senior Anggito Abimanyu

53. Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi

54. Politikus Gerindra, Gus Irfan Yusuf

55. Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) periode 2020-2024 Prof Dr Fauzan

56. Ketua TKD Prabowo-Gibran, Sulaiman Umar

57. Staf Ahli Menhan, Bambang Eko Suhariyanto

58.  Staf Khusus Presiden Jokowi, Diaz Hendropriyono (*)]

Baca juga: Misteri Pramono Anung Temui Prabowo Akhirnya Terungkap, Ini yang Dibicarakan

Baca juga: Presiden Jokowi Tegaskan Penentuan Menteri Hak Prerogatif Prabowo Subianto

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved