Opini
Opini: Pilkada Sikka, Pilih Program Atau Figur?
Untuk memenangkan proses pemilihan, semua paslon menggunakan berbagai strategi untuk meningkatkan popularitas dan elektoral.
Ruang kebebasan mesti dimiliki oleh setiap orang. Karena ini sudah dijamin oleh konstitusi. Dengan kebebasan orang akan memiliki ruang dan waktu yang cukup, untuk membuat pertimbangan sebelum menentukan pilihan yang tepat sesuai keyakinannya.
Tapi apa dasar bagi setiap orang untuk memilih paslon dalam pilkada ini? Untuk memilih paslon dalam pilkada ada beberapa preferensi yang dapat mempengaruhi pilihan para konstituen.
Menurut W. Meliala, dalam Jurnal Citizen Education, hal yang mempengaruhi pilihan konstituen antara lain program kerja, citra sosial, perasaan emosional, citra kandidat, peristiwa mutakhir, peristiwa personal dan isu-isu epistemik.
Melihat performance para paslon dalam masa kampanye yang sedang berlangsung saat ini, tentu semua hal di atas sudah dilakukan. Termasuk penjelasan penting tentang visi, misi dan program kerja.
Tapi apakah ini cukup membuat konstituen yakin. Yang ada bahwa para paslon bersama timses terus mengekspose citra kandidat dan citra sosial. Semua berlomba-lomba mengatakan bahwa mereka adalah paket yang terbaik.
Sekalipun sudah ada penyampaian dari masing-masing paslon, tapi konstituen mesti tetap independen dalam menentukan pilihan. Rakyat Sikka mesti cerdas memilih.
Memilih bukan karena sukuisme dan primordialisme. Namun memilih karena kita butuh pemimpin yang mampu membawa perubahan menuju Sikka moret epan atau hidup baik dan sejahtera.
Kita pilih bukan karena paslon orang muda atau tua. Uang banyak atau sedikit. Tinggal di dalam atau luar Kabupaten sikka. Sudah punya rumah, mobil atau belum. Bukan itu yang kita cari.
Yang kita pilih adalah jaminan program kerja yang mampu membawa kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat sikka. Jadi acuan kita adalah isi program kerja yang realistis dengan melihat rekam jejak para paslon.
Kita pilih karena kita yakin. Bahwa mereka pasti bisa turunkan angka miskin ekstrem, stunting, mampu menaikan pendapatan asli daerah, menyediakan air bersih dan irigasi bagi petani, meningkatkan investasi, memberantas rabies, tersedia lapangan pekerjaan, hunian yang layak, dan menaikkan indeks pembanguan manusia.
Sekiranya semua hal ini menjadi dasar sekaligus referensi bagi kita, siapa di antara keempat paslon yang ada, yang bisa kita pilih jadi pemimpin Sikka masa depan. Semoga. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.